Diduga Kades,Sekdes Koto Garo,Dan camat Tapunghilir,Tidak Tengas Terhadap Lokalisasi Di Daerahnya.

Diduga Kades,Sekdes Koto Garo,Dan camat Tapunghilir,Tidak Tengas Terhadap Lokalisasi Di Daerahnya.

Kab.kampar,Riau-
Dugaan kades bersama Sekdes Desa Koto Garo Dan Camat Tapung Hilir Tutup Mata Dengan Adanya Lokalisasi atau warung remang-remang yang diduga berada di Desa koto Garo, kec tapung hilir, Kab.kampar, provinsi Riau.

Sangatlah mustahil apabila seorang sekdes dan kades dan camat, tidak mengetahui apabila ada warung-warung yang diduga adalah tempat lokalisasi atau remang-remang di daerahnya.

Ketika awak media menelusuri dan meninjau langsung kelokasi tersebut pada hari kamis 1/8/2019 awak media melihat diduga tempat tersebut adalah lokalisasi atau remang-remang dugaan dengan mudus berjualan minuman ringan,

Awak media mencoba bertanya pada warga yang tidak mau di cantumkan identitasnya di pemberitaan, yang tidak tauh dari lokasi yang diduga tempat prositusi tersebut.

Dia pun menjelaskan bahwa ada beberapa warung-warung yang diduga kerap banyak pengunjung cewek yang berpenampilan sexsi dan pria yang tidak di ketahuinya dari mana saja datangnya,
Belum lagi suara musik yang sangat mengganggu warga sekitar hingga sampai larut malam.tuturnya

Harapan warga agar instansi pemerintah, tokoh-tokoh agama, pemuda dan para sesepuh adat, agar kiranya bersedia memberantas yang diduga tempat lokalisasi itu, harapan warga..

kami warga pun heran terhadap kades atau sekdes koto Garo dan camat tapung hilir, seolah-olah diduga mereka tidak mengetahui tempat tersebut dan jika tidak mampu jadi pemimpin mundur aja dari jabatan, Harapan kami masyarakat ini gimana Desa koto garo ini bersih dari tempat lokalisasi, tempat perjudian, pungkasnya..

Ditempat terpisah Awak media mencoba mengkomfirmasi sekdes desa koto Garo, sekdes pun menjelaskan bahwa sanya pihak desa sudah pernah memperigati nya dan bahkan sudah pernah di amankan oleh pihak satpol PP kampar. tutur sekdes koto garo..

Sebetulnya Rt wilayah tersebut pun sudah resah juga, dan beberapa x memperingatinya namun tidak pernah di dengar dan di respo pihak pemilik usaha, jika izin usaha mereka hanya usaha jualan minuman ringan, tidak ada izin usaha tempat prositusi, ucap sekdes..

Sabtu 11 agustus 2019 pukul 20:25 awak media kembali mengkomfirmasi melalui WhatsApp, sekdes koto Garo pun menjelaskan dalam cattingannya,,,
“Kemaren sudah saya sampaikan sama pak camat kata beliau dalam waktu dekat akan menyurati satpoll pp dari kabupaten untuk ikut mengatasi warung remang2 yg berada di wilyah kita

“Jd kalau kami dari pemerintahan hanya menunggu apa yg di sampaikan pak camat
sebut sekdes di cattingannya di WhatsApp…

Awak media mencoba meminta tanggapan salah satu tokoh agama yang tidak mau di cantumkan namanya, daerah desa tersebut, dia Pun menuturkan bahwa dia sangat mendukung apa bila tempat-tempat seperti lokalisasi atau tempat perjudian apabila ada di desa mereka agar bisa di bubarkan saja, kami sudah lama tau lokasi itu cuma kami ini apalah hanya masyarakat bisa yaaaa kami jadi penonton aja. Sebutnya..

Jika pihak desa dan camat tidak bisa menyelasaikannya biar kami warga yang bertindak..pungkasnya

Red…..bersambung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *