Goresan Suara Kalbu Seniman Kota Metropolitan (Lorong Rupa Kota Too Art)*

*Goresan Suara Kalbu Seniman Kota Metropolitan (Lorong Rupa Kota Too Art)*

Gemantara.Com

Saat aris witono penggemar seni memahat patung berkunjung di kota tua. Kata aris seni yang mempergunakan bahan dari akar bambu, potongan kayu, & limbah plastik aqua meskipun sebenarnya “lorong rupa kota too art” adalah seni apa ada nya ( Aktual) anak muda pencinta seni ini membuat kretifitas mengasah potensi yang berada dalam diri mereka berbagai bentuknya yang mereka buat bisa memahat, berbahan akar bambu di bentuk wajah atau bahkan angklung dari bambu, topeng apa saja bahkan seni lukis mereka kolaborasikan.
Istilah “lorong rupa kota too art” sebenarnya dibuat untuk membedakannya dengan seniman pada umum nya seni apa adanya. Aspirasi “seniman lorong rupa kota too art” definisi seni apa ada nya tapi lebih kepada mempertanyakan keberadaan lingkungan tempat mereka berada dengan bahasa mereka sendiri. Mereka mencoba berkomunikasi dengan setiap orang setiap hari tentang relevansi sosial tanpa memenjarakan pemikiran mereka. Motivasi dan tujuan dari mereka antara lain adalah menjangkau publik dan meningkatkan kepekaan masyarakat terhadap isu-isu sosial dan politik, dan berharap akan ada perubahan yang terjadi. Nggak heran ada yang menganggap lorong rupa kota too art sebagai seni yang murni. Lalu, apa yang bisa kita pelajari dari mereka?

*KEBERANIAN & PIAWAI MENENTUKAN RESIKO*

Para seniman jalanan ini berani mengambil resiko yang mungkin membahayakan keamanan dan kebebasan mereka ketika mereka membuat sesuatu yang dianggap melanggar hukum. Dalam hidup kita memang harus sesekali berani mengambil resiko dan keluar dari zona nyaman kita untuk mengalami dan merasakan sesuatu yang baru.

*SELALU BERUPAYA & SEMANGAT TAULADAN TAMPA PAMRIH*

Mereka berkarya karena senang melakukannya dan tidak mengharapkan imbalan. Ketika kita memberikan sesuatu dengan ikhlas, alam semesta akan membalas kebaikan kita.

*MENENTUKAN ARAH BAGIAN JATIDIRI*

“Norma” adalah sesuatu yang sifatnya relatif, karena penting bagi kita untuk keluar dari norma yang ada dan menentukan kebenaran kita sendiri.

*KEBERANIAN, BERTAHAN & PERJUANGAN LANDASAN UTAMA MENUJU SUKSES*

Perlu keberanian yang besar untuk melakukan sesuatu atas nama seni dan kebebasan seperti mereka. Mereka melawan pihak penguasa, kebiasaan, dan norma yang ada. Hidup terlalu singkat untuk berandai-andai. Buatlah keputusan dan lakukan tanpa rasa takut.

*KEINGINTAHUAN MENUMBUHKAN PERCAYA DIRI UNTUK MERAIH SUKSES*

Lorong rupa kota too art itu sebenarnya tidak buruk karena menggali potensi diri untuk berkembang siapapun, bahkan memperindah bahan bekas. Karya yang sangat langka di era milenial ini Tanyakan segalanya. Pikirkan sendiri.

*TABAH & TAK PERNAH MENGELUH AKAN BERUJUNG MERAIH SUKSES*

Mereka yang herhasil adalah mereka yang tidak pernah berhenti berkarya. Apapun tujuanmu dalam hidup, teruskan dan perbaikilah selalu melalui proses.

*TERBUKA & SALING MENYATUKAN INOVATIF DALAM MEMPERKAYA WAWASAN*

Kolaborasi akan memperkaya pemikiran kita tentang ide-ide baru, pendapat yang berbeda, dan sudut pandang yang lebih segar. Carilah selalu cara untuk bekerja sama dengan orang lain, meskipun hanya untuk sekedar berbagi ide.

*MEMPUNYAI KREATIFITAS ADALAH MODAL SEMANGAT*

Semua orang punya potensi untuk menjadi kreatif, meskipun bukan seorang seniman. Orang yang selalu melatih daya kreativitasnya tidak akan pernah kehabisan cara untuk berkomunikasi dengan orang lain.

*MENERIMA KENYATAAN MEMBERIKAN MOTIFASI BANGKIT & SUKSES*

Untuk berhasil dalam hidup, perhitungkan lingkungan, sekeliling, dan waktu. Sadar akan keadaan sekeliling kita adalah kunci.

*PERJALANAN HIDUP BUKAN TUJUAN AKHIR*

Para seniman jalanan bisa jadi membuat sebuah karya yang tidak melanggar hukum, tapi belum tentu itu artinya mereka berhasil – tapi bagaimana pun mereka melakukannya. Hidup adalah tentang mencari pengalaman, menerima tantangan. Halangan yang kita alami bahkan berjasa dalam membentuk karakter kita. Tempat kita berakhir hanyalah akibat dari pilihan-pilihan yang kita buat sepanjang perjalanan hidup. Aris mengakhiri.

Rizal Tanjung AI(red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *