Laporan Masyarakat Desa Tanjung Mas Diabaikan, Kadesnya Tertawa Lebar

Laporan Masyarakat Desa Tanjung Mas Diabaikan, Kadesnya Tertawa Lebar

Berita utama Gemantara

Karena pihak penegak hukum yang tumpul dan mengabaikan setiap laporan, baik dari lembaga sosial kontrol, masyarakat, media dan organisasi masyarakat lainnya, terkait penyelewengan dan penyalahgunaan wewenang oleh pejabat Desa Tanjung Mas Kecamatan Kampar kiri Riau menjadi kebahagiaan teristimewa bagi sang Kepala Desa Tanjung Mas(Bhr).

Dana Desa(DD) dan Alokasi Dana Desa(ADD) Tahun 2018, yang diduga kuat disalahgunakan oleh pihak oknum pejabat Desa Tanjung Mas Kecamatan Kampar kiri Kabupaten Kampar Riau untuk kepentingan pribadi dan kelompoknya, sehingga semakin membuat kekecewaan bagi masyarakat Desa Tanjung mas, belum lagi aparat penegak hukum menganggap masalah ini adalah angin lalu.

Salah satu contoh kekecewaan pada hari Kamis 17 Januari lalu masyarakat langsung bersama salah satu lembaga Gemantara Riau melaporkan langsung ke Bupati Kampar, dan di terima langsung oleh salah satu ajudan Bupati Kampar, dan laporan tersebut hingga kini tidak ada perkembangan, menjadi pertanyaan apakah masyarakat tidak dianggap berarti dalam republik ini? padahal tenaga,waktu, dan segala hal mereka mau mengorbankan untuk membuat laporan demi desa yang mereka cintai. Sementara sang Kades dan kelompoknya hingga saat ini selalu tersipu dan tersenyum manis.

Kasus ini selalu sering kita baca melalui pemberitaan media nasional dan lokal yang ada di provinsi Riau, dan setiap hari pula tak absen mengisi portal berita, tentang kasus DD dan ADD 2016/2017/2018 yang diduga kuat disalah gunakan dan diselewengkan oleh Pejabat Desa, sehingga bisa disimpulkan bahwa Desa Tanjung Mas adalah menjadi lahan dan sumber uang bagi pelaku kejahatan DD dan ADD.

Sebelumnya Lembaga Gemantara Riau telah melaporkan hal ini di Inspektorat Kabupaten Kampar, dan bahkan ke Kejaksaan Tinggi Riau melalui Aspidsus Kejati, namun apa hendak dikata karena masyarakat harus menelan kerikil batu karena kedua institusi penegak hukum tersebut tidak sedikitpun melirik jeritan hati warga desa dalam kasus ini.

Kami hanya berharap akan ada kejelasan terkait masalah ini, dan penjahat yang mengunyah hak kami tersebut dapat segera di proses secara hukum “tutur warga”

Hingga saat ini masyarakat menunggu hasil dari pihak Bupati Kampar dan Kejaksaan Tinggi Riau, sembari berharap segera dituntaskan permasalahan ini dengan setuntas-tuntasnya.

Apr(red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *