Pemilik Tambang Pasir Timah Ditetapkan Sebagai Tersangka

Gemantara.ComBangka Tengah,Pemilik tambang timah di Blok 8 Dusun B.1 Desa Lubuk Besar Kecamatan Lubuk Besar, Bangka Tengah,yang menyebabkan tewasnya empat orang penambang pada Selasa (18/6/2019) lalu, ditetapkan sebagai tersangka.

Kasat Reskrim Polres Bangka Tengah, AKP Roby Ansyari membenarkan kalau pemilik tambang atas nama Suyanto (38) atau biasa dipanggil Antok, warga Desa Lubuk Pabrik sudah ditetapkan sebagai tersangka. Karena melakukan kegiatan penambangan tanpa izin, serta kelalaian yang sudah menyebabkan orang lain meninggal dunia.

“Sehubungan dengan tindak pidana, tersangka diduga melakukan penambangan tanpa izin sebagaimana diatur dalam Pasal 158 Undang-Undang Nomor 04 tahun 2009, tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, serta Pasal 359 KUHP atas dugaan melakukan kelalaian. Sehingga menyebabkan orang lain meninggal dunia, tersangka terancam hukuman maksimal 10 tahun penjara,” jelasnya, Sabtu (22/6/2019).

Kasat reskrim mengatakan,sejak ditetapkan sebagai tersangka,pihaknya juga sudah menyita beberapa barang bukti (BB) dari TKP seperti 1 unit mesin dompeng 26 PK beserta pompa air,1 unit mesin dompeng tanah,1 unit sakan,1 buah kepala sotong dan 1 batang pipa.

“Saat ini tersangka dan barang bukti sudah kita amankan di Polres Bangka Tengah, untuk dilakukan proses sidik,” pungkasnya.

Diketahui,insiden longsornya tanah galian timah tersebut,menewaskan 4 orang penambang yakni Suri (38thn), Gapar (37thn), Usman (25thn) dan Yudi (30thn).

(WD H PRATAMA)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *