Polda Babel Ungkap Prostitusi Anak Dibawah Umur

Gemantara.com, Bangka Belitung – Subdit IV Ditreskrimum Polda kepulauan bangka belitung berhasil mengungkapkan prostitusi anak dibawah umur dipenginapan Ghozy kec.toboali kabupaten bangka selatan.(rabu,15/07/2020)

Kabid humas Polda Kep.bangka belitung Kombespol Maladi membenarkan hal tersebut telah terjadi tindak pidana Prostitusi yang melibatkan anak dibawah umur ditoboali kabupaten bangka selatan.

“Telah terjadi tindak pidana Mengadakan atau memudahkan orang untuk berbuat cabul dan tindak pidana penyedia pekerja seks komersial yang melibatkan anak dipenginapan GHOZY Kec. Toboali kab. Bangka selatan pada hari rabu tanggal 15 juli 2020 sekira pukul 16:30 Wib yang dilakukan oleh ABH (anak berhadapan dengan hukum) an. EL Jenis kelamin Perempuan, Umur 17 th, Pendidikan SMP (Berijasah), Agama Islam, Pekerjaan tidak bekerja , Kewarganegaraan Indonesia, Alamat Toboali Kab. Bangka Selatan,”kata maladi.

Kabid humas polda babel menyampaikan,dimana dengan melibatkan PSK (pekerja seks komersial) yang masih berstatus anak yaitu sebut saja BUNGA ,Umur 16 th, Pendidikan SMP Kelas 3 (tiga) , Agama Islam, Alamat Toboali Kab. Bangka Selatan dan seorang wanita dewasa yang berinisial AN, Umur 21 th, Pendidikan terakhir kelas 2 SMK TOBOALI (Tidak tamat) , Agama Islam, Pekerjaan ibu rumah tangga , Kewarganegaraan Indonesia, Alamat . Toboali Kab. Bangka Selatan.

“Yang mana kejadian tersebut berawal dari transaksi yang dilakukan oleh anak (pelaku) EL dengan pemakai jasa PSK (informan) yang di sepakati biaya untuk 1 orang PSK seharga Rp. 1.500.000,- (satu juta lima ratus ribu rupiah) dan jasa untuk pelaku sebesar Rp. 600.000,- (enam ratus ribu rupiah) total uang yang harus diserahkan sebesar Rp. 2.100.000,- (dua juta seratus ribu rupiah),”jelas maladi.

Kombespol Maladi menjelaskan,setelah terjadinya kesepakatan antara pemakai jasa PSK dengan anak (pelaku) ditentukanlah tempat untuk melakukan praktek prostitusi tersebut di penginapan GOZHI yang beralamatkan di kec. Toboali kab. Bangka selatan pada pukul 16:30 Wib.
selanjutnya anak (pelaku) bersama temannya yaitu saksi berisinisial EI mengantar kedua PSK ke kamar 207 dan 210 setelah kedua PSK diserahkan kepada pemakai jasa PSK (Informan) dan uang transaksi diterima oleh anak (pelaku).

“Dilakukanlah penangkapan oleh Tim Subdit IV Dit Reskrimum Polda Kep.Babel,dengan barang bukti yang diamankan uang sejumlah Rp. Rp. 1.500.000,- (satu juta lima ratus ribu rupiah), 1 (satu) unit handphone merk VIVO Seri 1904 warna merah dan 1 (satu) buah tas kecil warna hitam merk chibao kemudian terhadap anak (pelaku) beserta PSK, Dan saksi EI dibawa ke polda kep. Babel guna proses penyidikan lebih lanjut,pungkasnya.

(Gun”77)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *