SEJUMLAH KADES KAMPAR BERPESTA PORA,HABISKAN ANGGARAN PULUHAN JUTA.

SEJUMLAH KADES KAMPAR BERPESTA PORA,HABISKAN ANGGARAN PULUHAN JUTA.

Pekanbaru – Sejumlah Kades Kab Kampar diduga kerap masuk ketempat hiburan Grand Dragon Pekanbaru. Saat ditanyakan mereka memberikan alasan untuk menghilangkan rasa jenuh dan stress akibat banyak tugas yang diembannya sebagai kepala Desa.

Tanggal 29/9/19 pukul 23:02 wib, tim investigasi lapangan, menemukan salah seorang Kades Kampar sedang berada di Grand Dragon EXECUTIVE PUB & KTV ROOM, Jln Kuantan ll Pekanbaru dan melihat mobil milik salah satu oknum kades berinisial NS terparkir di lokasi parkiran Grand Dragon dekat loby merek Nissan Juke No polisi B 1898 CMD Di Room ll.

Diduga Kades Sungai Sarik, Kec Kampar Kiri berinisial NS tampak duduk di atas sofa.  Saat ditanyakan, wanita pemandu musik menjelaskan tamu-tamunya itu adalah Kades dari Kampar.

“Benar Pak, di ROOM ll mereka itu  kades–kades dari Kampar, itu temannya (seraya menunjuk tamu yang lain) dan ada yang lain juga tapi lagi keluar. Ayo gabunglah Pak, ” jelas wanita itu.

Tak lama kemudian, Kades NS yang baru menyadari kehadiran awak media melarikan diri hingga tidak kelihatan. Selain Kades NS, Kades Kampar Kiri Hulu berinisial SYL,masuk ROOM ll, namun ketika mereka menyadari kedatangan tim media, dua Kades tersebut memilih ke luar mengarah ke warung kopi depan Hotel Holywood yang tak jauh dari Grand Dragon.

Saat dihampiri, Kades Kampar Kiri Hulu berinisial SYL mengakui, hal ini kerap dilakukan ketempat hiburan, karena jenuh dengan pekerjaan di kantor Desa, hingga menghabiskan uang puluhan juta. Tak tanggung-tanggung, mereka bersenang-senang di tempat hiburan yang berkelas. Diduga yang mereka gunakan untuk bersenang-senang bukan uang pribadi, melainkan dana pemerintah alias uang rakyat.

Dan mereka mengungkapkan bahwa yang ditinggalin di dalam ROOM ll, Kades Kampar kiri berinisial NS. “Yang di dalam Kades Kampar kiri,  ” ungkap SYL Kades Kampar kiri Hulu.

Ia juga meneruskan, sudah  merupakan hal yang biasa mereka lakukan.“ Sekali sebulan kita lakukan,” jawab SYL.

SYL melanjutkan, mereka melakukan hal ini dalam sekali sebulan dan tidak pernah  menghitung berapa banyak uang yang dihabiskan saat ketempat hiburan. “Namanya juga manusia, tentu kita pernah merasa jenuh dengan pekerjaan di kantor Desa, ” terang SYL.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *