STORY – Kisah Mahasiswi Cantik Asal Pekanbaru yang merintis Usaha Rempeyek

STORY – Kisah Mahasiswi Cantik Asal Pekanbaru yang merintis Usaha Rempeyek

Gemantara.com-Riau

Kisah mahasiswi cantik asal Pekanbaru, kehilangan ayah saat masih muda hingga kuliah dan buka usaha rempeyek.
Semangat untuk berwirausaha mendorong Novita Anggraini kini serius mengelola usaha makanan ringan yang diberi nama Rempeyek Novita.

Semangat untuk berwirausaha mendorong Novita Anggraini kini serius mengelola usaha makanan ringan yang diberi nama Rempeyek Novita.
Gadis berkerudung mengelola usaha tersebut bersama sang ibunda, Nawang Sari.
Gadis yang sebentar lagi menginjak usia 24 tahun ini memilih berwirausaha sejak muda karena memang sejak awal ingin menjadi pengusaha.

Rutinitas ini dijalaninya sembari kuliah di Universitas Muhammadiyah Riau.
“Alhamdulillah sesuai dengan jurusan di kampus. Jadi Ovy ingin terus mengembangkan usaha,” papar Mahasiswi Ekonomi Pembangunan di Universitas Muhammadiyah Riau.
Gadis yang mengambil konsentrasi SDM di jurusan ekonomi pembangunan ini mengaku sempat takut saat hendak merintis usaha.

Perlahan gadis yang disapa Ovy pun berani mengambil langkah dengan kemampuan yang dimilikinya.
“Bagi Ovy semua berawal dari niat untuk terus mengembangkan usaha kuliner Rempeyek,” papar gadis kelahiran 3 November 1995 silam.
Ovy mengaku baru menekuni kuliner Rempeyek Novita sejak satu tahun silam.
Ia mulai merintis usaha makanan ringan ini pasca kepergian sang ayah, Goto Utomo ke pangkuan Ilahi.

Awal merintis sebuah bisnis, Ovy sempat mengalami kendala.
Namun semua itu pasti ada solusinya.
Ovy mengaku baru menekuni kuliner Rempeyek Novita sejak satu tahun silam.
Ia mulai merintis usaha makanan ringan ini pasca kepergian sang ayah, Goto Utomo ke pangkuan Ilahi.

Awal merintis sebuah bisnis, Ovy sempat mengalami kendala.
Namun semua itu pasti ada solusinya.
Satu kendalanya yakni kekurangan karyawan saat orderan banyak.
Ia menyebut bahwa saat ini dirinya cuma punya dua karyawan.
Ovy pun harus berbagi dengan jadwal kuliah.
Maka ia sempat kesulitan untuk membagi waktunya.

Maka ia pun menjadikan orangtuanya sebagai penyemangat untuk terus mengelola bisnis ini.
Apalagi bisnis ini baginya bisnis turun temurun.
Ovy pun terus mengembangkan agar mampu menciptakan lapangan kerja dengan bisnis rumahan ini.
Alhamdulillah kalau kita selalu berusaha, tentu kendala ini bisa kita lalui,” ulas gadis yang juga menguasai bela diri karate.

Gadis yang aktif di sejumlah organisasi ini mengaku punya kisah suka dan duka selama mengelola bisnis kuliner ini.
Satu pengalaman tidak terlupakan kala berbagi dengan para pedagang kaki lima.
Gadis berparas ayu ini juga berbagi ilmu untuk memasarkan produknya.

Para pedagang juga bisa mencicipi produk rempeyek tersebut.
Walau demikian, ada saja yang meremehkan bisnis yang dirintisnya ini.
Namun Ovy menjadikannya energi positif untuk menambah semangat.
Apalagi keluarga besar mendukung bisnisnya ini.
Terbukti, kerja keras Ovy bersama ibunda mulai membuahkan hasil.
Produknya tidak cuma menyasar pasar di Kota Pekanbaru.

Produk Rempeyek Novita kini sudah dipasarkan ke sejumlah daerah di Riau.
Bahkan hingga ke Jakarta, Medan dan Tanjung Pinang.
Ia pun bersyukur bahwa produk Rempeyek mendapat tanggapan positif.
Ovy pun punya keinginan untuk membuka gerai Rempeyek dengan konsep yang modern.
Ada cita rasa tradisional yang mampu menjadi ciri khas.

“Makanya Ovy berharap bisa terus mengembangkan usaha rempeyek ini. Serta berbagi pengalaman berwirausaha,” ujar gadis yang aktif di organisasi UKM-IKM Nusantara Provinsi Riau.

Rudy (red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *