2 Miliar Uang Negara Program Usaha Ekonomi Desa Terindikasi Diselewengkan Oleh Pengelola

2 Miliar Uang Negara Program Usaha Ekonomi Desa Terindikasi Diselewengkan Oleh Pengelola

Bengkalis -Dugaan dana Usaha Ekonomi Desa Simpan Pinjam(UED SP)Desa serai Timur,Kecamatan Talang Mandau, Kabupaten Bengkalis, Propinsi Riau.diduga telah dilakukan penyelewengan oleh pihak pengurus UED SP.

“Menurut Keterangan Masyarakat tidak disebut nama mereka sebagian ketika di temui oleh awak media dilokasi,Rabu (27/3/2019) menjelaskan bahwa dana UED SP sebesar Rp. 2miliar di duga diselewengkan oleh pihak pengurusnya, “jelasnya.

Seorang warga yang bernama AS korban dari UED SP mengakui kepada awak media dirinya telah ditipu oleh pihak Usaha Ekonomi Desa Simpan Pinjam, dimana sebelumnya korban hanya mengajukan pinjaman sebesar Rp. 6juta tetapi menjadi Rp.20juta sehingga dirinya terkejut dan kaget setelah diketahuinya, “Ucapnya.

Ada juga masyarakat yang tidak pernah mengajukan pinjaman nya tetapi bisa ada memiliki utang sebesar Rp.20juta sementara itu mereka tidak tau siapa oknum yang mencatumkan namanya, “Sebutnya.

diduga Dana Usaha Ekonomi Desa Simpan Pinjam(UED SP) sebesar Rp. 2Miliar diselewengkan atau digelapkan oleh pihak pengurusnya, “Ungkapnya.

“kami sebagai masyarakat yang sudah korban di dana itu, kami mohon kepada pihak penegak hukum untuk melihat kami sebagai masyarakat yang tertindas, “Terangnga.

“Bahkan menurut data dan laporan perkembangan UED SP di Desa Tasik Serai Timur dari Tahun 2018-2019 diduga Manipulasi data yang berjumlah 140 orang yang diduga terindikasi dana dan diselewengkan oleh pihak pengurus, “Tegasnya.

Masyarakat berharap kepada pihak Aparat Penegak hukum untuk secepatnya ditindak lanjutin atas dugaan penyelewengan dana ini, Kami mohon pihak yang berwenang agar dugaan penyelewengan ini bisa di proses secara hukum, “Tegasnya.

Tokoh Masyarakat Adat Melayu Riau di desa Tarik Serai Timur saat ditemui dikediamanya mendukung sepenuhnya kegiatan oleh awak media untuk mengukap kasus dugaan dana ini, sebab selama ini tak pernah ada tanggapan penegak hukum, yang setau kami mereka datang pergi pun tidak ada kelihatan,sehingga sampai saat ini belum ada ditindak lanjutin dugaan dana itu, “Tutupnya.

Yohanes Tel
Editor:
Peni(red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *