4 Desa Warga Masyarakat Perkebunan Sawit Kecamatan Cimarga Keluhkan Jembatan

gemantara.com, Cimarga – Lebak, Warga masyarakat yang berada di sekitar area perusahaan BUMN perkebunan sawit adalah merupakan penduduk yang terhitung sebagai warga dari empat desa di Kecamatan Cimarga, yang mana di antaranya adalah (ds. jampang, suda manik, margaluyu dan ds. jaya manik).

Pada situasi kali ini warga sekitar kembali keluhkan dan persoalkan mengenai pembangunan jembatan yang hingga sampai saat ini belum juga di bangun oleh pihak pemda.

Jembatan jampang cimarga yang telah ambruk di tahun 2016 lalu karena disebabkan oleh paktor banjir bandang di tahun lalu dan di sebabkan sudah tua nya usia masa pembuangan.

jembatan yang merupakan akses utama bagi empat desa di sekitar wilayah perkebunan milik BUMN PTPN merupakan kebutuhan utama warga dalam segala aktivitasnya masyarakat sekitar, khususnya bagi setiap petani maupun para pedagang yg akan menjual dagangannya nya ke pusat kota,
Kini aktivitas kami sangat terhambat di karenakan akibat kondisi jembatan yang rusak ambruk dan belum kembali dibangun.

Jembatan cisimet jampang cimarga ini memiliki panjang diantaranya kurang lebih 50 meter dengan lebar 2 meter, kini kondisinya sangat memprihatinkan dan masyarakat membutuhkan perhatian dari pemerintah sekitar di karenakan saat ini kondisi warga merasa kesulitan di dalam pertumbuhan perekonomian, dan warga masyarakat juga sangat berharap kepada pemerintah agar pembangunan jembatan bisa segera dilaksanakan guna mendukung akses transportasi bagi warga masyarakat.

Masyarakat tekankan bahwa percepatan pembangunan jembatan jampang desa suda manik Kecamatan Cimarga Kabupaten Lebak- dengan meminta kepada pemerintah daerah, ,”kami” sungguh sangat berharap dan menginginkan agar jembatan penghubung empat desa ini dapat segera terealisasikan pembangunan nya, karena selain tujuan untuk mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi agar bisa kembalin normal, warga lain selaku pengguna jalan dan para pejalan kaki juga sangat membutuhkan kenyamanan dan keselamatan saat melintasi jembatan tersebut dan dengan sendirinya nanti bisa membuat jarak dan waktu tempuh antar desa dapat lebih maksimal,
apalagi mengingat saat anak-anak kami yang setiap hari berjalan kaki untuk bersekolah.
Margaluyu-Cimarga 2019

Disisi lain kami Selaku para kepala desa, yakni kpl desa jampang, ds.margaluyu dan desa jaya manik”
mengatakan sudah berusaha dan upaya dan sudah berjuang dengan cara mengajukan permohonan untuk pembangunan jembatan tersebut, mulai dengan secara administrasi pengajuan maupun dengan upaya membangun komunikasi langsung secara pribadi dengan ibu bupati maupun dinas terkait, namun jembatan yang ambruk di tahun 2016 hingga kini di tahun 2019 nyatanya belum juga direalisasikan pembangunan nya,
menurut penjelasan dari salah satu Kpl desa Supri selaku Kades Desa suda manik kepada awak media gemantara.com

Kami juga terkadang miris dan sedih tatkala mendengar ucapan dari beberapa warga dengan seolah melemahkan pungsi kerja kami selaku pegawai desa, untuk itu kami selaku masyarakat semua sungguh sangat mendukung terhadap pemerintah daerah dan berharap agar pembangunan jembatan ini dapat segera direalisasikan demi kesejahteraan masyarakat, agar dapat memudahkan dan menciptakan kemajuan ekonomi masyarakat dan para petani di desa kami ”
menurut penjelasan Tarman Irawan selaku sekdes di desa Margaluyu dan Aan selaku kepala desa jampang menambah kan keterangan nya kepada media gemantara.com

Di tempat yang terpisah di salah satu desa yang terletak di pedalaman yang berada tepat di area perkebunan sawit,
“kami selaku atas nama kepala desa sekaligus warga masyarakat di desa jaya manik”
berharap kepada pemerintah daerah agar bisa secepatnya untuk di bangun nya kembali jembatan itu, karena sehubungan kami adalah warga masyarakat yang mana daerah nya sangst terpencil dan dengan jarak tempuh sekitar 10 km untuk kami yang hendak menuju jalan raya.
kini kami merasa lumpuh di segi perekonomian, belum lagi akses jalan desa yg hancur di sepanjang perkebunan yang mana sangat menyulitkan kami dalam segala hal aktivitas kami.
” Ujar” Armin selaku kepala desa Jaya manik Kecamatan Cimarga-Lebak.
Padahal Apabila pembangunan jembatan tersebut direalisasikan, Armin menambahkan, maka dipastikan pembangunan jembatan tersebut akan menjadi akses utama penghubung antar desa yang mana akan mampu membuka akses guna peningkatan sektor pertanian dan perekonomian masyarakat setempat.
Bahkan Dalam biaya ongkos maupun upah angkut hasil pertanian akan relatif murah dan lebih efisien Sehingga kesejahteraan masyarakat desa juga akan terwujud.

Mpap Suprapto

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *