BPN Tangsel Patuh terhadap Kementerian ATR/BPN,terkait sengketa lahan Bintaro jaya, mall xchange

BPN Tangsel Patuh terhadap Kementerian ATR/BPN,terkait sengketa lahan Bintaro jaya, mall xchange

JAKARTA, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Tangerang Selatan menjawab pertanyaan dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terkait kasus dugaan perampasan tanah milik (alm) Alin bin Embing dengan terduga PT. Jaya Real Property, Tbk.

Kuasa ahli waris penuh, Poly Betaubun mengatakan, Kasie Persengketaan BPN Tangsel Ridwan, SH mengatakan kepada dirinya bahwa pihaknya telah memberikan jawaban kepada Kementerian ATR/BPN terkait kasus dugaan perampasan tanah milik (alm) Alin bin Embing.

“Pak Ridwan bilang ke saya, sudah memberikan jawaban kepada Kementerian ATR/BPN. Jawabannya melalui surat, dan sudah dikirimkan hari ini,” kata Poly di kawasan Bintaro, Selasa (27/8/2019).

Untuk diketahui, Kementerian Agraria/BPN memerintahkan kepada BPN Tangsel agar melakukan penelitian data fisik, yuridis dan administrasi terhadap permohonan pengukuran atas bidang tanah Girik C Nomor 428 seluas 11.320 meter persegi yang diklaim milik (alm) Alin bin Embing dan perizinan Hak Guna Bangunan (HGB) Nomor2168/Pondok Jaya atas nama PT. Jaya Real Property, Tbk.

Dari hasil itu, lanjut Poly, Kementerian ATR/BPN menegaskan kepada BPN Tangsel untuk mengkaji, dianalisa, dan selanjutnya mengambil langkah-langkah penanganan berdasarkan fakta dan data ,yuridisnya berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Poly berharap, dengan dikirimnya jawaban dari BPN Tangsel ke Kementerian ATR/BPR, maka penyelesaian kasus penyerobotan tanah yang diduga dilakukan PT Jaya Real Property, Tbk akan cepat selesai, dan ahli waris mendapatkan kembali haknya atas tanah tersebut.

“Kami dari pihak ahli waris sangat berharap sekali kepada Kementerian ATR/BPN dan Direktur Persengketaan ATR/BPN mengambil langkah tegas secepatnya sesuai amanat Presiden Jokowi dalam pemberantasan mafia tanah yang bekerjasama dengan oknum-oknum aparat,” ujarnya.

Lanjut Poly, dari data dan fakta empirik yang ada, diduga kuat PT Jaya Real Property, Tbk merampas lahan milik (alm) Alin bin Embing, dengan alih warisnya, Yatmi. Dia heran, padahal aparat terkait dalam persoalan ini sudah paham siapa pemilik sah dari tanah tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *