BUPATI KAB BOGOR DIMINTA KELUARKAN SURAT PERSETUJUAN DOB BOTIN

Gemantara.com Bogor
Presidium Bogor Timur (Botim) angin Bupati Bogor, Nurhayanti, segera menyusun Keputusan tentang hal-hal yang harus dilakukan oleh Otonom Baru (DOB) Kabupaten Botim.

“Surat Bupati dan DPRD Bogor tentang DOB Botim drafnya masih di Kabag Adpem Pak Ujang sampai saat ini. “Ketua DPRD (Ade Ruhandi) sudah menyurati bupati agar draftnya segera disampaikan ke DPRD,” ujar Ketua Presidium Botim Al Hafizh Rana, dalam keterangannya kepada SINDOnews, Jumat (2/3/2018).

Presidium Botim pada prinsipnya memberikan penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor yang telah menganggarkan kajian pusat pemerintahan dan perbedaan pada tahun ini.

“Kami menghargai Pemda sudah menganggarkan, tapi masyarakat Botim butuh kajian jalan. Usulan dari Pemkab Bogor dapat diteruskan ke provinsi, DOB Botim sudah dilakukan ke provinsi tahun 2018 ini, ”tegas Hafizh.

Presidium Botim dan berharap agar Pemkab Bogor tidak terfokus pada kajian pusat dan wilayah semata, karena kajian akademis tetang DOB Botim sudah selesai.

“Kami berharap Bupati Nurhayanti segera memberikan persetujuan tanpa harus menunggu kajian pusat pemerintahan dan daerah ujung. Karena kajian akademis sudah selesai, jadi dua duanya bisa berjalan. Ini sesuai dengan yang diarahkan oleh Dirjen Otda Kemendagri dan Aspem Kabupaten Bogor, ”tandas Hafizh.

Dari Dewan, kata Hafizh, DPRD Kabupaten Bogor sebenarnya telah mengirimkan surat kepada Bupati Bogor Nuryanti pada 17 Januari 2018. Dalam surat bernomor 170/96-DPRD yang diangkat Ketua DPRD Ade Ruhandi yang berisi tentang Permintaan Dokumen Hasil Hajian Daerah tentang Pembentukan Daerah Persiapan Otonomi Baru Bogor Timur.

Dalam surat itu, Ade Ruhandi menyatakan DPRD Kabupaten Bogor pada prinsipnya menyambut baik atas aspirasi dan tuntutan masyarakat yang dilatarbelakangi tujuan untuk perwujudan efektivitas penyelenggaraan pemerintah daerah, memperkuat pelayanan publik, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Bogor, khususnya Bagian Timur.

Karena itu, DPRD meminta dokumen hasil kajian yang telah dilaksanakan oleh Tim Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor tentang pembentukan DOB Botim. Selanjutnya, menjadi dasar tindaklanjut bagi DPRD Kabupaten Bogor terhadap aspirasi dan tuntutan masyarakat yang dimaksud, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Surat tersebut ditembuskan kepada para Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor, para Ketua Fraksi Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, dan Ketua Presedium Bogor Timur.

Menurut Hafizh, Dokumen Permintaan Hasil Studi DOB Kabupaten Botim yang menggunakan DPRD itu belum diberikan oleh Bupati Nurhayanti. “Tidak hanya draf persetujuan, dokumen hasil kajian juga belum diberikan,” pungkasnya.

Rilis (thm)

Tenor amin gemantara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *