DD Tahun 2019 Sekabupaten Nias Utara, Sebesar Rp.137.008.319.000.

DD Tahun 2019 Sekabupaten Nias Utara, Sebesar Rp.137.008.319.000

Gemantara.Com ( Nias Utara) Dana Desa Tahun 2019 di 11 Kecamatan Sekabupaten Nias Utara, Prov Sumut. Senilai Rp.137.008.319.000 (Seratus Tiga puluh tujuh milyar delapan juta tiga ratus sembilan belas Juta rupiah) Hal ini di sampaikan oleh Kabid PUEM An. Sukemi Harefa.SE, saat di konfirmasi awak media Gemantara.Com Di ruang kerjanya senin (17/06/2019)

Setelah di pertanyakan kru media berapa Desa yang sudah melakukan Penarikan Dana Desa tahap I tahun 2019 Sukemi menjelaskan bahwa Di Nias Utara memiliki Wilayah 11 Kecamatan dan 112 Desa. Sementara desa yang sudah melakukan penarikan Dana Desa 2019 Tahap I, masih 30 Desa se kabupaten Nias Utara.Dan selanjutnya sedang tahapan proses pencairan beberapa desa lagi” Ungkapnya”

Lanjut Kabid PUEM ( Pemberdayaan Usaha Ekonomi Masyarakat) Sukemi Harefa.SE.Ketika di pertanyakan oleh Awak media Ini, Terkait Keterlambatan Pencairan Dana Desa 2019. Ianya menjelaskan bahwa ada beberapa desa yang masih belum menyampaikan Realisasi Dana Desa 2018 tahun lalu, dan hal ini Pihaknya akan memanggil para kades dan pengelola kegiatan Fisik agar secepatnya menyampaikan Realisasi Tahun lalu.Dan juga tahun 2019.

Menurut penuturan Kabid PUEM.Hal ini sangat membuat salah satu keterlambatan kegiatan Dana Desa 2019 karena SDM pihak Tingakat Desa sangat terbatas pembuatan R.A.B.tentang Fisik.Dan pihaknya juga tidak memberikan Rekomendasi pencairan Dana, jika tidak disesuaikan dengan juknis dan aturan yang ada pada pelaksanaan Fisik dan atau penggunaan Keuangan Dana Desa,” Tegasnya” 

Kabid PUEM, Nias Utara.Sukemi harefa mengharapkan kepada pihak kades Sebagai Pengguna Anggaran( PA ) dan TIM Pengelola Kegiatan (TPK) Dana Desa 2019  agar Dapat Berjalan baik dan tidak Menimbulkan masalah atau keterlambatan pada akhir tahun, makanya mulai saat ini pihaknya memberikan dorongan dan semangat kepada para kades supaya serius dalam melaksanakan kegiatannya di tingkat Desa dan harus di utamakan keterbukaan dan transparansi kepada masyarakat dan kepada pihak siapa saja yang ingin membutuhkan informasi tentang pelaksanaan Dana Desa. Hal ini di mulai pada pemasangan BALIHO APBDES dan sekaligus menerapkan Aitem Kegiatan dan anggarannya.”Harapnya”

(Febeanus zalukhu) 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *