Detik Detik Rumah Jaja CS Dieksekusi

gemantara.com Kab Bekasi Kamis (13/08/2020) Petugas Pengadilan Negeri (PN) Cikarang eksekusi rumah DiKampung sukamantri Rt 02 rw 03 Desa Sukaraya Kecamatan Karangbahagia kabupaten Bekasi,ini diwarnai penolakan tangis histeris hingga kutukan pemilik rumah ke petugas.

Petugas awalnya meminta para penghuni mengosongkan rumah dan mengeluarkan semua perabotan dengan baik-baik,namun upaya petugas mendapatkan penolakan.

Salah satu pemilik rumah tampak menghalangi eksepator petugas sambil menangis histeris dan naik di atas eksepator meminta petugas menghentikan eksekusi.Namun,berapa petugas berupaya merayu dan menjelaskannya kepada ibu tersebut dan tetap mengeluarkan perabotan dan barang-barang dari dalam rumah.

Melihat hal itu,semakin tak terkendali ia menjerit dan berteriak dan mengutuk petugas.
“Ya Allah,Ya Allah,kami minta keadilanmu,aku minta keadilanmu hari ini. Teriak ibu histeris Kamis (13/8/2020).
Sembari mengangkat kedua tangan dan menengadah ke langit, perempuan berbaju dan berkerudung
sambil menahan tangis, salah seorang ibu rumah tangga pun akhirnya pasrah.Dia mendekati suaminya yang terdiam bersama seorang anak di pinggir jalan depan rumahnya.

Panitra PN Cikarang menegaskan,upaya paksa ini dilakukan sudah sesuai ketentuan merujuk keputusan pengadilan yang telah bersifat tetap.

Menurutnya,sejak putusan itu upaya pendekatan telah dilakukan sampai melayangkan teguran kepada penghuni beberapa rumah. Pengadilan pernah mengeluarkan surat ‘teguran’ agar mereka yang sebelumnya tergugat agar mengosongkan rumah.

Setelah melalui serangkaian langkah hukum, PN Cikarang memastikan melakukan upaya paksa,agar di duga beberapa rumah ini dikosongkan dan dibongkar terangnya.

Sementara pengosongan rumah di duga sekitar 6 rumah berlangsung berjam-jam.Setelah rumah kosong petugas melakukan pembongkaran.

Menurut Ade Sahroni yang merupakan pihak penggugat mengatakan,sengketa lahan tersebut telah berlangsung sejak th 1992 dan telah dilakukan beberapa kali mediasi oleh pihak pihak terkait.

Ia juga menambahkan beberapa kali pihaknya telah memberikan penawaran dengan memberikan penawaran jual bersama dengan porsi 60_40 serta kompensasi Uang kerohiman sebesar 30 juta rupiah per kepala keluarga namun pihak tergugat menolak.(Sgd)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *