*Di Pekanbaru 2 Wanita Di Laporkan, Waspada Penipuan Bermodus Wanita Penghibur*

*Di Pekanbaru 2 Wanita Di Laporkan, Waspada Penipuan Bermodus Wanita Penghibur*

Bermodus wanita penghibur dengan menawarkan diri dalam pelayanan seks melalui aplikasi mi chat sedang marak di Indonesia, bahkan saat ini di Pekanbaru Riau ada 2 orang wanita di laporkan kepada pihak berwajib setempat dalam dugaan penipuan bermodus wanita malam dengan sistem short time/long Time.

Dalam aksi perburuan wanita2 yang diduga menipu korbannya tersebut pihak berwajib telah mempersiapkan jebakan dan strategi demi membasmi dan menyeret pelaku yang nencari korbannya lewat aplikasi mi chat tersebut, bahkan pihak berwewenang telah mengumpulkan data visual cctv yang telah di persiapkan di tempat para bidadari iblis ini beraksi, karena pihak yang berwajib menduga kuat bahwa mereka sudah memakan korban dengan nilai kerugian secara berfariasi, dan Korbannya juga mayoritas laki laki.

Kejadian di Pekanbaru contohnya 2 orang wanita telah dilaporkan kepada pihak berwajib oleh seorang laki laki berprofesi yang tidak disangka oleh wanita ini, bahkan mereka tanpa sadari bahwa laki laki yang tidak disebutkan namanya tersebut bertugas di departemen departemen rahasia suatu lembaga terkemuka di Indonesian.

Menurut kronologis kejadian yang berhasil dihimpun oleh awak media dari tim (korban) bahwa :laki laki tersebut mencari teman wanita lewat aplikasi mi chat dengan nemilih sistim long time dengan kesepakatan tarif harga Rp. 1.500.000, dan deal setelah tawar menawar menjadi 1.000.000 dengan janji di suatu kamar hotel bintang 4 di Pekanbaru Riau(rec video call)

Setelah deal tarif laki laki tersebut menunggu, sekitar 1 jam kemudian justru datang 2 wanita muda salah satunya mengaku sebagai pemilik kost dengan memakai kacamata putih bingkai hitam,postur tubuh agak gemuk dan baju gaun selutut berwarna petak biru putih, dan dengan beralasan untuk mengantar pesanan cewek sekaligus meminta uang tarif yang telah deal untuk bayar kost yang belum dibayar oleh penghuninya yaitu perempuan yang telah di order oleh korban(video bukti). Dan korbanpun menyanggupi setengah dulu dan setengah lagi besok dengan alasan yang tepat karena baru datang lalu minta uang.

Setelah menerima setengah dari tarif, pelaku yang mengaku ibu kost tersebut pamit pulang, dan setelah pulang dan aksi ibu kost mulus selanjutnya pelaku utama adalah cewek yang wajahnya berjerawat dan berambut lurus yang tidak lain adalah orderan tersebut start beraksi. Cewek tersebut neminta kembali uang sisa yang belum dibayarkan dengan ancaman membatalkan perjanjian jika tidak dibayar, sehingga lelaki dari departemen rahasia tersebut menyerahkannya seakan tidak curiga.

Setelah menerima full uang kesepakatan aksi pelaku utama berlanjut dengan pura pura sakit perut karena masuk angin dan lapar. Sehingga pelaku meminta izin keluar hotel untuk beli makanan. Karena tujuan pengambilan gambar secara rahasia, video,komunikasi pembicaraan dan foto 2 pelaku telah berhasil di miliki, lelaki dari departemen rahasia lembaga (korban)membiarkan pelaku membeli makanan.

Karena telah tercium sebelumnya dan untuk pengambilan bukti2 sudah klop maka sambil menunggu waktu kembalinya wanita penipu tersebut untuk kepastian tindak pidana kejahatan. Namun benar saja hingga berita ini dilansir beberapa media lokal memberikan kepastian penipuan, karena wanita tersebut tidak kembali ke hotel sehingga korbanpun melapor ke pihak berwajib untuk dilanjutkan eksekusi hukum dan cara prosedur untuk menghentikan langkah para penjahat di lingkungan masyarakat tersebut.

Sebelum berita ini dilansir, korban masih merahasiakan identitas, ciri ciri, foto, video para pelaku, bahkan nama korban juga tidak di publikasikan demi membasmi para wanita penjahat tersebut dan terlebih untuk kepentingan hukum. Bahkan di duga kuat bahwa korban dari pelaku tersebut tidak hanya satu orang, akan tetapi sudah banyak dan di duga kuat mungkin telah beraksi lama, hanya mungkin belum ada yang sadar untuk melaporkan.

Ditambahkan korban bahwa telah menghubungi pelaku untuk memastikan niat mereka, baik via telfon seluler, maupun melalui komunikasi whatsapp(file),namun benar benar mereka sudah ber provesi terlatih, akan tetapi mereka akan segera menanggung pahit perbuatannya karena bukti fix,daerah domisili bahkan kepemilikan nomor ponsel telah kita dapatkan dari jaringan operator seluler, serta kita minta masyarakat tidak ragu untuk melaporkan bila ada korban mereka

(red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *