Diduga Bahan Material (BASE ) jalan Lingkar Kota Lahewa,Seperti Lumpur

Diduga Bahan Material (BASE ) jalan Lingkar Kota Lahewa,Seperti Lumpur

Gemantara.Com ( Lahewa ) pada hari Rabu,(25/09/2019).Masyarakat lahewa memberikan informasi bahwa pada Pembangunan Hotmix di ruas jalan lingkar Kota Lahewa Kabupaten Nias Utara, Prov Sumut. Sedang tahap pekerjaan oleh Kontraktor atau Rekanan. Dan terlihat beberapa hari belakangan ini bahan material yang di gunakan oleh rekanan sangat jauh berda dengan bahan pada awal di mulai pekerjaan.Dimana perbedaan bahan tersebut adalah pemakaian BASE pada dasar pembangunannya. 

Berdasarkan informasi dari Masyarakat.Maka Tim dari GEMANTARA RAYA turun kelokasi pembangunan pada jalan Gedombu pasar lahewa. Untuk melihat langsung dan ternyata benar bahan tersebut di duga sepertinya campur lumpur setelah di gilas Was,maka bahan BASE tersebut seperti tanah liat.

Bahan BASE tersebut sangat penting pada pembangunan Hotmix, dimana terjemahkan dari bahasa Inggris-BASE adalah mesin pencari multi disiplin untuk sumber daya ilmiah internet, yang dibuat oleh Perpustakaan Universitas Bielefeld di Bielefeld, Jerman. Ini didasarkan pada perangkat lunak bebas dan sumber terbuka seperti Apache Solr dan VuFind.

Setelah di konfimasi kepala Dinas PUPR kabupaten Nias Utara, An. Bernard Nazara, melalui nomor selulernya.(25/09)Terkait pemakaian bahan material BASE yang terlihat seperti campur lumpur dan di duga tidak sesuai dengan spekfikasi atau uji LEB. Menurutnya kita jangan melihat dari Fiksual saja,tapi kita berpedoman pada uji Leb dari Kabupaten Nias. Apa bila benar bahan BASE itu lupur, dan bisa di buktikan,maka saya berhak memberhentikan Pekerjaan tersebut. 

Lanjutnya kita telah mengawasi pekerjaan itu mulai dari awal pada penghamparan BASE tetap di awasi oleh PPK dan juga Kosultan.Jikalau ada lumpur itu, mungkin saat di lakukan penggalian pinggir pinggirnya.Makanya kita selalu melakukan penimbunan dan menunggu lama supaya lumpurnya hilang, dan biar tau juga ketebalan BASE tersebut sudah melebihi ketebalan pada spefikasi,karena kita timbun terus.”ungkapnya”

Sesuai pantauan Awak media Gemantara.Com pada papan Informasi yang terpasangkan pada titik Nol, yakni: Peningkatan Kapasitas Struktur jalan Lingkar Dalam kota lahewa. Dengan Nilai Kontrak Rp. 5.50.647.000.(lima milyar lima ratus juta enam ratus empat puluh tujuh ribu rupiah) Termasuk Pajak. Nama Perusahaan CV. USAHA BELAJAR MANDIRI wakil Direksi Turiazisokhi Manao. Masa pelaksanaan.180 hari kalender.Yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus(DAK) 2019.Volume Pekerjaaan 5 KM lebih, dan ada beberapa pembangunan pendukung seperti parit dalam anggaran tersebut. 

Salah seorang masyarakat yang di konfirmasi awak media di lokasi pekerjaan An. Suardi jaya nazara. Mengakatan kami sangat berterimaksih kepada Pemerintah Daerah Nias Utara, dengan adanya pembangunan ini, tetapi sebaliknya kami merasa kecewa karena bahan materialnya tidak berkualitas.kami mohon kepada pihak dinas PUPR Nias Utara,supaya di awasi dengan baik pekerjaan ini agar pihak rekanan tidak bermain main. (Tim) 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *