Dirjen Pajak Selidiki Penggelapan Pajak Bintaro Xchange Mall

Dirjen Pajak Selidiki Penggelapan Pajak Bintaro Xchange Mall

JAKARTA, Kementerian Keuangan RI melalui Direktorat Jenderal Pajak sedang menyelidiki terjadinya penggelapan pajak yang dilakukan oleh PT. Jaya Real Property, Tbk selaku pengembang Bintaro Xchange Mall. Kasus ini terkait dengan perampasan tanah milik (alm) Alin bin Embing seluas 11.320 m2.

Penyelidikan ditegaskan dengan keluarnya surat bernomor SR.45/PJ.15/2019 tertanggal 21 Agustus 2019 yang ditandatangani Direktur Intelejen Perpajakan Pontas Pane yang ditujukan kepada ahli waris Yatmi binti Jeman.

Poly Betaubun, kuasa ahli waris penuh mengatakan, penggelapan pajak terjadi karena PT JRP mengklaim telah membeli tanah milik Alin.

“Faktanya, (alm) Bapak Alin atau keluarganya tidak merasa pernah melakukan transaksi dengan PT JRP. Kalau pernah, pastinya sudah membayar pajak penjualan kepada negara,” kata Poly, Selasa (24/9/2019).

“BPN Tangsel, Kelurahan Pondok Jaya, dan Kecamatan Pondok Aren membenarkan tidak pernah ada transaksi jual beli,” tambahnya.

Poly pun mendesak agar Dirjen Perpajakan untuk berkoordinasi dengan pihak-pihak berwenang seperti Kepolisian dan KPK dalam pengusutan kasus penggelapan pajak ini yang menyebabkan timbulnya kerugian negara puluhan miliar.

Ungkap Poly, pihaknya juga telah melaporkan persoalan ini ke Ombudsman RI dengan tujuan agar tidak ada yang berani bermain-main.

Sementara itu, Kementerian ATR/BPN melalui surat bernomor MP.01.01/654-36.07/VIII/2019 menyebutkan ada 30 Letter C berbeda di dalam Letter C No. 428 milik Alin bin Embing. Poly menyebut, modus yang digunakan PT JRP yaitu menggunakan puluhan Letter C tersebut untuk dapat merampas tanah milik Alin.

“Bukti yang kami punya sudah lengkap. Semua instansi terkait menyatakan tanah Letter C No. 428 tidak pernah dialihkan kepemilikannya,” tegas Poly.

Poly pun menyinggung pernyataan Menteri Keuangan Sri Mulyani yang pernah mengatakan bahwa akan menindak tegas para pelaku penggelapan pajak.

“Ini waktunya yang tepat bagi Ibu Sri Mulyani untuk membuktikan pernyataannya dengan mengambil langkah tegas kepada PT JRP,” pungkasnya. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *