Ditengah Pandemi Covid-19, Warga Desa Karang Mukti Pertanyakan Ijin Operasi Pasar Malam

Kabupaten Bekasi Gemantara.com Disaat Pemerintah terus memberikan himbauan pelarangan mengundang keramaian agar bisa memutuskan mata rantai penyebaran virus Covid-19 di Kabupaten Bekasi, setidaknya Himbauan pemerintah harus di taati demi kesehatan masyarakat luas, agar jangan sampai masyarakat terkena wabah virus Covid-19 yang saat ini masih meresahkan warga Kabupaten bekasi.

Salah satu warga Desa Karang Mukti yang tidak mau disebut identitasnya, Melaporkan kepada awak media, bahwa di Desa Karang Mukti ada keramaian dalam bentuk Hiburan pasar malam diperkirakan beroprasi sudah hampir dua minggu yang lalu, Selasa (05/08/20.)

Pada saat di konfirmasi oleh Awak Media pihak pengelola Pasar Malam menjelaskan Kronologis beroperasinya wahana Anak-anak Pihaknya Sudah berkoordinasi Dengan pemerintah Desa Karang Mukti Kampung Lemah Abang Jarakosta RT.02/06 Kecamatan Karang Bahagia

Ketika di pertanyakan surat izin hiburan, pihak pengelola pasar malam dengan mudahnya menjawab, “Bahwa kami tidak memakai Surat Izin, Tetapi Hanya Lisan” Dan yang Membuat terkejutnya lagi Ucapan dari pengelola pasar malam, bahwa pemerintah Desa “Cukup Tutup Mata Saja” ada apa dengan pemerintah desa dan Pihak pengelola pasar malam (PM), sehingga dalam situasi Covid-19 pemerintah Desa Karang Mukti terkesan adanya pembiaran Pasar malam yang beroprasi di wilayah Desa Karang Mukti.

Warga desa Karang Mukti menjelaskan dihadapan awak media, bahwa warga cemas dengan adanya pasar malam di wilayah kami, karena situasi yang sedang sulit, putra putri kami kerap kali ingin bermain di pasar malam tersebut karena menyediakan wahana permainan untuk anak anaak, karena banyak bermacam pilihan mainan yang akan menguras kantong kami, setiap permainan di hargai Lima Ribu sampai sepuluh ribu dan bukan hanya harga Permainan saja, tetapi lebih cemasnya lagi pihak pengelola Pasar Malam tidak menyediakan standar kesehatan dan tempat pembersih sabun untuk membasuh tangan. Ucapnya warga yang tidak ingin di sebut namanya.

Menurut warga, bahkan ada pedagang kecil di wajibkan membayar uang Penerangan kepada pihak Karang Taruna, Harapan warga kepada pemerintah desa harus tegas dan mengambil sikap Agar Hiburan Pasar Malam segera di tutup, mengingat situasi Covid-19 masih menghantui warga Kabupaten bekasi khususnya Di Wilayah Kecamatan:Karang Bahagia kabupaten Bekasi, tutupnya.
(sgd)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *