DPRD Provinsi Bangka Belitung Panggil Disnaker Usai Lebaran

Gemantara.com,Bangka Belitung-DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mengaku prihatin dengan kondisi para tenaga kerja di Babel yang dinilainya belum mengakomodir seluruh hak para tenaga kerja itu sendiri. Ketua DPRD Babel Didit Srigusjaya mengatakan, akan memprioritaskan hal tersebut usai lebaran di Juni 2019 berkenaan gaji yang diterima para tenaga kerja, apakah sudah memenuhi Upah Minimun Provinsi (UMP) atau belum.

“Jadi kita akan minta dinas tenaga kerja memberikan laporannya, kita ingin tahu perusahaan mana saja dan alasannya,” kata Didit beberapa hari yang lalu.

Ia juga tak menampik bahwa DPRD Babel juga akan memanggil perusahaan yang bersangkutan berdasarkan laporan tersebut. Pihaknya ingin mengetahui alasan belum membayar gaji sesuai UMP kepada tenaga kerjanya.

“Akan kita tanya apa alasannya, kalau alasannya masuk akal kita juga tidak bisa memaksakan,” tukasnya.

Di sisi lain,ketua Dprd propinsi bangka belitung juga menyinggung soal keselamatan dan perlindungan tenaga kerja yang dinilainya belum maksimal diberikan perusahaan, seperti asuransi keselamatan kerja para tenaga kerja.

“Insya Allah DPRD Babel akan berkomitmen untuk memperjuangkan hak-hak para tenaga kerja, minimal para tenaga kerja ini dapat terlindungi,” sebutnya.

Ia juga berencana untuk mengusulkan peraturan daerah (Perda) tentang keselamatan dan perlindungan tenaga kerja di Babel.

“Habis lebaran kita akan bahas lagi, kita akan usul perda ini karena keselamatan tenaga kerja itu penting,” pungkasnya.

(Guns’77)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *