*Dua Wanita Yang Diduga Terlibat Penipuan Bermodus Penghibur Yang Bermula Michat Tengah Diburu*

*Dua Wanita Yang Diduga Terlibat Penipuan Bermodus Penghibur Yang Bermula Michat Tengah Diburu*

Dua wanita diduga pelaku penipuan st/lt bermula dari aplikasi michat kini akan segera di buru oleh tim penegak hukum khususnya di Pekanbaru Riau. Wanita penghibur dengan menawarkan diri dalam pelayanan seks melalui aplikasi mi chat tersebut telah diketahui keberadaan, alamat, asal dan termasuk komunikasi akhir dengan korban, juga tidak luput dari pengembangan terkait komunikasi nomor seluler pelaku dan rekannya.

Salah satu dari yang mengaku korban mengatakan kesiapan barang bukti, dimulai komunikasi michat, whatsapp, komunikasi call video,rekaman fisual hotel tempat terjadi penipuan dan lain lain sudah melebihi dari kebutuhan bukti pidana.
Namun kita sebagai korban masih menunggu adanya penyesalan dan itikat baik pelaku untuk menyelesaikan sebelum tindakan hukum nembuat mereka jera, tutur korban.

Ditambahkannya bahwa mereka yang diduga kuat para penipu tersebut sudah jelas perannya dengan melakukan berduaan, kita simak komunikasi terealisasi tersebut, bahwa satu pura pura pemilik Kost(pemilik michat) , dan satu peran wanita penghibur.

Dalam aksi perburuan wanita2 yang diduga menipu korbannya tersebut pihak berwajib telah mempersiapkan jebakan dan strategi demi membasmi dan menyeret pelaku yang nencari korbannya lewat aplikasi mi chat tersebut, bahkan pihak berwewenang telah mengumpulkan data visual cctv yang telah di persiapkan di tempat para bidadari iblis ini beraksi, karena pihak yang berwajib menduga kuat bahwa mereka sudah memakan korban dengan nilai kerugian secara berfariasi, dan Korbannya juga mayoritas laki laki.

Hanya menunggu aba aba dari korban karena masih memberikan peluang penyelesaian lain, jika sudah klop maka kita tinggal sergap saja karena sudah semuanya kita kantongi. Termasuk gerak gerik pelaku yang selalu kita pantau dan tidak susah untuk meringkus.
Bahkan barusan tim komunikasi namun masih di areal Pekanbaru Riau.

Karena jelas keterlibatan keduanya setelah menerima setengah dari tarif, pelaku yang mengaku ibu kost tersebut pamit pulang, dan setelah pulang dan aksi ibu kost mulus selanjutnya pelaku utama adalah cewek yang wajahnya berjerawat dan berambut lurus yang tidak lain adalah orderan tersebut start beraksi. Cewek tersebut neminta kembali uang sisa yang belum dibayarkan dengan ancaman membatalkan perjanjian jika tidak dibayar, sehingga lelaki dari departemen rahasia tersebut menyerahkannya seakan tidak curiga.

Setelah menerima full uang kesepakatan aksi pelaku utama berlanjut dengan pura pura sakit perut karena masuk angin dan lapar. Sehingga pelaku meminta izin keluar hotel untuk beli makanan. Karena tujuan pengambilan gambar secara rahasia, video,komunikasi pembicaraan dan foto 2 pelaku telah berhasil di miliki, lelaki dari departemen rahasia lembaga (korban)membiarkan pelaku membeli makanan.

Karena telah tercium sebelumnya dan untuk pengambilan bukti2 sudah klop maka sambil menunggu waktu kembalinya wanita penipu tersebut untuk kepastian tindak pidana kejahatan. Namun benar saja hingga berita ini dilansir beberapa media lokal memberikan kepastian penipuan, karena wanita tersebut tidak kembali ke hotel sehingga korbanpun melapor ke pihak berwajib untuk dilanjutkan eksekusi hukum dan cara prosedur untuk menghentikan langkah para penjahat di lingkungan masyarakat tersebut.

Media tim (red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *