Fisik Balai Serbaguna Desa afulu, DD 2017.40% & Pembukaan Badan Jalan 60%

Fisik Balai Serbaguna Desa afulu, DD 2017.40% & Pembukaan Badan Jalan 60%

Gemantara. Com ( Afulu Nias Utara) Pj Kades Afulu Kec Afulu Tahun 2017. An. ARIS ZALUKHH, ketika Di temui oleh Media Gemantara.Com Di kediamannya Minggu ( 14/07/2019) Terkait informasi yang beredar melalui Salah satu Media Online Bahwa kegiatan Dana Desa 2017 yang di peruntungkan pada pembangunan Balai Serba Guna Telah menghabiskan anggaran 500 juta lebih Dan Sementara keadaan fisik Belum selesai pemasangan pondasi.di duga telah di korupsikan oleh pj kades dan mengancam akan di laporkan kepada penegak hukum, dalam pemberitaan tersebut.Sehingga membuat masyarakat desa afulu menimbulkan keresahan akibat pemberitaan itu yang tidak akurat dan tidak sesuai dengan keadaan yang sebenarnya.

Setelah di pertanyakan sebenaranya maka pj kades 2017 An. Aris zalukhu, memberikan penjelasan tentang berita yang telah beredar.Bahwa didalam pemberitaan dimaksud dikatakan pembagunan Gedung Serba Guna Desa Afulu yang bersumber dari DD Tahun 2017 sebesar Rp. 500.juta sekian, sehingga bila dibandingkan dengan fisik yang telah dikerjakan maka ada dugaan indikasi Korupsi. Berkaitan Dengan itu saya sebagai pj kades saat itu tidak terima dengan pemberitaan itu seakan akan membuat keresahan masyarakat desa afulu. 

 

Saya bisa menjelaskan kenapa hanya sebatas itu pekerjaannya di sebabkan karena anggaran yang telah direalisasikan untuk pembangunan tersebut hanya sebesar Rp. 220 juta sekian untuk TAHAP 1 (40% dari pagu anggaran Rp. 554 juta sekian) sehingga kondisi fisik pembangunan hanya 40%. Kemudian direncanakan lanjutan pembangunan Tahap 2 akan dilaksanaknan untuk pencairan dana berikutnya.”jelasnya”

Kemudian Pada bulan Desember Tahun 2017, Kepala Desa Afulu terpilih telah dilantik. Maka secara otomatis yang melakukan pencairan DD tahap 2 adalah Kepala Desa yang baru dan PJ.  Kepala Desa berakhir masa jabatannya. Dan sebelum di lakukan serah terima maka pihak inspektorat kabupaten Nias Utara mengaudit Kegiatan semua yang telah terlaksana yang bersumber dari ADD/ DD 2017 Termasuklah Balai serba guna tersebut, dan hasilnya telah di hitung sesuai dengan realisasi pencairan dana. Sehingga tidak ada masalah buktinya dapat di lakukan pencairan dana berikutnya.Dan saya sebagai Pj. Kepala Desa telah mempertanggung jawabkan realisasi anggaran yang 40% dimaksud kepada pihak yang berwenang. Tanpa ada kerugian Negara dan sudah sesuai dengan kondisi bangunan dengan anggaran yang di gunakan” Tuturnya”

Lanjunya Pada awal Tahun 2018 Kepala Desa yang baru dilantik melakukan pencairan DD Tahun 2017 tahap II. Namun Kepala Desa yang baru tidak melanjutkan pembangunan Gedung Serbaguna tersebut sehingga bangunan yang telah dimulai tidak bermanfaat dan bahan yang tersisa pada saat itu seperi simen sudah tidak dapat di gunakan lagi.

Berkaitan dengan hal itu, Anggaran yang 60% sebagai dana Silfa 2017 seharusnya di lanjutkan pembangunan gedung serbaguna yang telah termuat didalam APBDES Tahun 2017 Namun kades yang Defenitif telah mengalihkan secara sepihak tanpa adanya musyawarah desa oleh kepala Desa Afulu dan tanpa di lakukan perubahan APBEDES 2017. untuk di alihkan pada pembukaan badan jalan di Dusun 2 walo. Sehingga dampaknya pembangunan Gedung Serbaguna yang telah dimulai tidak bermanfaat sampai saat ini.”Tegasnya”

Ketika media ini menemui Kades Afulu Idham Saleh,sebagai Nara sumber di berita Media Online tersebut, pada hari yang sama di kediamannya.Ia membenarkan bahwa ada wartawan yang datang sama saya untuk mempertanyakan kegiatan Dana Desa 2017. Saat itu ada beberapa hal yang mereka pertanyakan sama saya Dan saya telah menjelaskan sesuai dengan sebenarnya pertama sekali mereka pertanyakan adalah apa saja kegiatan Fisik DD 2017 saya jelaskan ada salah satu yakni pembangunan Balai serbaguan cuman sampai saat ini belum selesai. 

Pada saat itu Lanjut pembicaraan dengan di pertanyakan sama saya siapa yang mengerjakan atau siapa kades pada saat itu,namun saya jelaskan bahwa pada saat itu saya masih masyarakat biasa atau belum mejabat sebagai kades afulu, namun ada pj kades An. Aris zalukhu. Dan mereka pertanyakan berapa anggaran bangunan itu memang saya jawab sesuai dalam APBDES 2017 Rp. 500 juta lebih tetapi anggaran tersebut hanya tahap I, 40% yang di cairkan oleh pj kades. Artinya dana yang di gunakan pada bangunan yang ada sebesar Rp. 220 juta.Dan begitu juga kondisi fisik hanya 40%.dan anggaran berikutnya berkisar 300 juta lebih.Sudah kami arahkan pada pembukaan badan jalan. “Ungkan kades”

Lanjut kadesnya setelah saya baca berita di salah satu media Online mungkin saja berita dari wartawan yang datang pada saat itu.Saya heran kenapa beda beritanya dengan yang saya sampaikan sama mereka sesuai hasil konfirmasinya. “Kesalnya”

Pada hal saya sudah berkali kali Menybutkan bahwa anggaran yang di gunakan pada Balai serba guna itu hanya Tahap I, 40% dari anggaran yang 500 juta lebih. Selebihnya sudah kami alihkan pada pembukaan badan jalan sebesar Rp. 300 juta lebih.Dan susahnya saya tak punya nomor telfon Wartawan itu, jika ada sama saya nomor telfon maka saya mengataka kok di tulis di berita yang bukan perkataan saya dan hal ini akan saya cari mereka agar berita itu di klarivikasi ulang supaya masyarakat desa afulu tidak resah hanya gara gara Berita itu yang tidak sesuai dengan apa yang saya sebutkan. “Kesalnya”

Kadesnya  mengharapkan kepada wartawan tersebut  yang memberitakan berupa Opini yang tidak Akurat dan tidak sesuai fakta di lapangan jangan buat berita bentuk provokasi dan maksud memperkeruh suasana sehingga menciptakan kesalahpahaman di tengah tengah masyarakat desa afulu” sebutnya”

( febeanus zalukhu) 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *