Inspektur Nias Barat, Diduga Tak Mampu Awasi Masalah Dana Desa

Inspektur Nias Barat, Diduga Tak Mampu Awasi Masalah Dana Desa

Gementara com, (Nias Barat) Pada hari Senin 30/03/2020 sekitar pukul 11.00 wib. Beberapa LSM dan Pers mendatangi Kantor Inspektur Nias Barat Prov Sumut yang di terima langsung TURUNA GULO sebagai Kepala Inspektorat Kabupaten Nias Barat di ruang kerjanya.

Saat di wawancara oleh awak media beberapa masalah Dana Desa dan laporan LSM dan termasuk laporan masyarakat. Di sala satu laporan Ormas GNPK-RI Kabupaten Nias atas dugaan korupsi pada pelaksanaan ADD/DD TA. 2018 di Desa Balowondato Kecamatan Sirombu Kabupaten Nias Barat.

Inspetur menjelaskan bahwa kalau masalah dana desa, tidak ada data atau dokumen yang di anggap bermasalah. Kalau persoalan laporan tentang Desa Balowondato sudah di ingatkan saya dari Polres Nias.Tapi saya baru teringat saat ini dan kami belum bisa memastikan kapan bentuk Tim APPI, karna ada masalah yang penting dari itu adalah masalah Kepala Desa Zuzundao Kecamatan Mandehe dan masalah Dinas Kesahatan tentu itu yang lebih penting dengan nada keras.

Saat di konfirmasi kepada Ketua Ormas GNPK-RI Kab. Nias Soni lahagu.SE tentang laporanya menjelaskan kepada media bahwa laporan sudah kita sampaikan tanggal 12 Desember 2019 hingga sekarang belum di proses oleh pihak Inspektur. Kami minta dan mengharapkan kepada Bupati Nias Barat agar benar- benar tegas kepada bawahanya yang tidak mendukung program Pemerintah Pusat sampai ke daerah, untuk mengarahkan membentuk Tim audit selain Inspektorat karna kami menilai tidak profesional Inspektur Kabupaten Nias Barat Turuna Gulo, atau sengaja melambat-lambatkan memproses pemeriksaan fisik di lapangan, sehingga LHP (Laporan Hasil Pemeriksan) tidak dapat di simpulkan dengan benar.  

Di tempat yang berbeda saat di temui masyarakat Desa Balowondato sekaligus Ketua Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (Ampi) Nias Barat Tolondaodo Waruwu menanggapi masalah itu, kami sangat kecewa kepada Bupati Nias Barat dan Kepada inspektur. Terkait masalah ini sudah lama kami laporkan hingga sampai saat ini belum ada tanggapan satu pun dari pihak Inspektorat. Kami menduga bahwa laporan ini sengaja di peti eskan oleh Bupati Nias Barat  bersama Inspektur dengan nada lembut saat di temui di kediamannya di Sirombu” Jelasnya.(Tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *