Jembatan Sungai Alonga Menuju SDN 077282.Laraga Loloana’a.Ambruk 

Jembatan Sungai Alonga Menuju SDN 077282.Laraga Loloana’a.Ambruk 

GEMANTARA.COM ( Nias Utara) Jembatan Sungai Alonga merupakan jalan utama yang menghubungkan kedua Desa di lokasinya Dari Dusun IV Desa Afulu dengan Dusun VI Desa Lauru Fadoro.Kecamatan Afulu kabupaten Nias Utara, Propinsi Sumatera Utara ( Sumut.)Daerah ini termasuk daerah tertinggal dan sangat tersolir dari perhatian Pemerintah daerah Nias Utara.Dan tidak pernah tersentuh pembangunan baik dari dana Desa maupun dari APBD Nisut.

Menurut pantauan media ini, senin (20/05/2019) Di lokasi sangat prihatin dimana kondisi jembatan darurat yang di bangun oleh warga setempat secara swadaya pada tahun 2017 telah rusak dan tidak dapat di lewati oleh masyarakat karena sudah ambruk. 

Ketika di temui salah seorang tokoh masyarakat disana A.N. Dali’ia Zega, alias (Ama Seni) menuturkan bahwa jalan dan jembatan  ini sebenarnya kami sering menyampaikan baik melalui musyawarah desa maupun melalui pemerintah tingkat kecamatan afulu. Namun sampai saat ini, tidak pernah di tanggapi.Kami sangat mengharapkan kepada pemerintahan Nisut agar jembatan ini segera di bangun dan di perbaiki. Karena anak anak sekolah setiap hari melewati sungai tersebut. Dan kami khuatirkan suatu saat musim hujan dapat mengakibatkan bajir dan tentu para siswa yang masih duduk di bangku SD tidak dapat menyelamatkan dirinya sehingga dapat menimbulkan korban jiwa” atuturnya”

Lanjutnya”Jembatan yang  harus diperbaiki ada tiga yang setiap harinya di lalui oleh warga dan para siswa setiap hari, yang satu ukuran sepanjang 20 meter,dan ada Dua lagi jembatan dengan ukuran panjang 16 meter.Dan pada tahun 2017 kami melakukan gotong royong dan mengeluar biaya secara partisipasi warga namun hasilnya ketahannya hanya sebatas 2 tahun.” ujarnya”

Tanggapan Kepala Sekolah SDN,077281 Laraga Loloanaa. A.N Sokhinso Gea.Menyampaikan kepada kru media. Kami tidak pernah lelah untuk melaksanakan tugas kami sebagai guru, walaupun setiap hari berjalan melewati gunung, lumpur bahkan sungai.

Demi anak dan generasi penerus kami tetap optimis dalam menghadapinya, sekalipun sekolah ini tidak termasuk dalam kategori daerah khusus. 

Ia menyapaikan permohonan kepada pihak pemerintah di wilayah kabupaten Nias Utara, dengan tujuan supaya ada perhatian pemerintah dan juga DPRD yang menjadi wakil rakyat, agar jalan dan jembatan tersebut dapat secepatnya di perbaiki dan di bangun dari pihak pemerintah, baik dari Desa maupun Daerah.Jalan ini berlokasi di Desa Laurufadoro kecamatan Afulu menuju SDN 077281 Laraga Loloanaa. 

Kini jembatan darurat yang kami buat bersama dengan warga pada tahun 2017 yang lalu telah putus ambruk ke bawah maka setiap hari kami selalu menemani siswa dipagi hari dan siang hari untuk menyebrangi. Bukan hanya itu masih ada dua lagi jembatan darurat yang kami buat akan mengalami hal yang sama dengan kata lain tidak layak lagi untuk dilewati karena kayu dan papannya sudah lapuk, sehingga kita tetap turun ke dasar sungai untuk melewatinya. “Jelasnya”

Ia menambahkan bahwa, Jembatan darurat ketiga sungai itu,saya secara pribadi sudah mulai lelah dan lemah untuk memperbaikinya kembali sebab ini sudah tiga kali kami memPerbaiki dan sedikit membutuhkan materi atau biaya. 

Kami dari pihak sekolah sangat mengharapkan perhatian pemerintah daerah,untuk segera mempehatikan kondisi jembatan dan jalan  dari desa lauru Fadoro menuju dusun VI loloanaa. Demi kelancaran perekonomian warga dan kesejahteraan masyarakat di sana. “Harap kasek” 

( Tim) 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *