Kades Beriga Mengklaim Wilayah Sungai dan Laut Gumbak Masuk Wilayah Beriga dan Menjadi Bagian Bangka Tengah

gemantara.com, Bencah bangka Selatan – Seorang kades Desa Beriga kecamatan Lubuk besar Kabupaten Bangka Tengah yang dimana telah mengklaim bahwa sungai Gumbak dan laut dusun Gumbak Desa Tepus Kecamatan Air Gegas Kabupaten Bangka Selatan adalah masuk wilayah Desa Beriga dan menjadi bagian dari Kabupten Bangka Tengah.(06/03)

hal itu terungkap ketika kepala desa batu beriga dan BPD Desa batu beriga bersama sama warga nya melakukan sweeping terhadap kegiatan penambangan warga Bangka Selatan di wilayah Gumbak. Tindakan sweeping tanpa kewenangan tersebut tentu menimbulkan preseden buruk dalam budaya hidup di negara hukum NKRI, apalagi sweeping dengan mengakui sesuatu yg bukan haknya tanpa dalil hukum yang jelas.

Informasi ini kami dapatkan setelah berkonfirmasi kepada seorang narasumber yakni SULASTIO SETIAWAN, SH ketua Humas ORMAS Pemuda Bangka Belitung bersatu yang juga merupakan warga di wilayah Kecamatan Air Gegas yang di klaim sepihak oleh Kades Batu beriga sebagai wilayahnya, bahwa menurut narasumber setelah beberapa saat kegiatan tidak terpuji yang dilakukan oleh sekelompok warga desa batu beriga yang dikomandoi oleh Kepala desanya melakukan sweeping tersebut.

Sulastio yang dimana melakukan komunikasi via telp dengan Kades batu Beriga dan adanya rekaman pembicaraan dengan kades batu Beriga yang bernama Abdul Gani tersebut mengklaim bahwa laut Gumba itu bagian dari Bangka Tengah.

“klaim wilayah tanpa dasar yang jelas yang diklaim oleh kades batu beriga sangat merugikan kami masyarakat bangka Selatan,”ucap Sulastio.

Sulastio menyampaikan,Dengan adanya peristiwa seperti ini kami mengharapkan pihak Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan harus mempertegas kembali tentang batas wilayah agar tidak ada lagi klaim sepihak oleh pihak pihak tertentu.

“Saya telah pertanyakan dengan pihak yang terkait bahwa laut gumbak dan sungai gumbak adalah wilayah bangka selatan.Sebagai kepala desa,kami harapkan tidak membuat pernyataan kontroversial yang dapat membuat menyesatkan masyarakat serta menimbulkan persoalan kedepannya”,jelas sulastio.

“Apalagi wilayah desa batu Beriga yang jarak Desanya sangat jauh dari Dusun Gumbak Desa Tepus, kapasitas dan kewenangan yang diambil Kepala desa batu beriga telah sampai kepada persoalan lintas kabupaten yang pada dasarnya menjadi kewenangan para bupati,entah apa yang ada dalam benak kepala desa batu Beriga sehingga melakukan hal tersebut,”ungkapnya.

Hingga berita ini diterbitkan,Saat dihubungi dan dikonfirmasi via WhatsApp,belum adanya tanggapan serta jawaban dari kepala desa batu beriga.

(Guns”77)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *