Kades dan Bendahara Desa Hiligodu Di Duga Rekayasa SPJ Dana Desa TA.2017

Kades dan Bendaha Desa Hiligodu Di Duga Rekayasa SPJ Dana Desa TA.2017

GemantaraCom (Nias Utara) SPJ Dana Desa Hiligodu kec. Lotu kab. Nias utara TA. 2017, diduga keras hasil rekayasa kades dan bendahara,hal ini disampaikan Anuari Zendrato (Mantan Sekdes Hiligodu), Senin 23 Juni 2019 di Lotu.

“Iya saya melihat bahwa dalam SPJ Dana Desa  Hiligodu TA. 2017 yang dibuat bendahara desa kuat dugaan penuh dengan rekayasa, dimana banyak sekali kejanggalan ditemukan, seperti : Speciment tanda tangan beberapa warga yang berbeda-beda.Salah seorang Warga Filisati Zendrato,yang ada namanya dalam SPJ tersebut, yang di konfirmasi krun media ini yang merasa keberatan atas pemalsuan tanda tangannya dan iy mengatakan saya tidak pernah menanda tangani surat yang namanya SPJ 2017 dan kenapa ada nama saya dan tanda tangan saya “tegasnya”

Nama dan tanda tangan bendahara pun berbeda tapi ditanda tangani pada tanggal yang sama, sungguh aneh dan sangat ajaib,” Ucap Anuari.

Ditambahkannya lagi bahwa ada juga pekerjaan yang belum terlaksana yakni “Pembukaan badan jalan dari Gereja BNKP Hiligodu menuju SMP N 3 Lombuza’ua” dengan Anggaran Rp. 43.430.000 ( Empat puluh tiga juta empat ratus tiga puluh ribu rupiah ) namun sudah di SPJ kan, tanpa melalui pembahasan perubahan APBDes.

Dan ini sudah jelas-jelas melanggar PP No.71 Tahun 2010 tentang standar Akuntansi Pemerintahan karena adanya ketidaksesuaian antara pertanggungjawaban administrasi dengan pelaksanaan di lapangan.

Ketua BPD Desa Hiligodu Harapan Jaya Zendrato, melalui suratnya kepada ANUARI ZENDRATO, tgl 07 Juni 2018, mengatakan bahwa Pembukaan badan jalan dari Gereja BNKP Hiligodu menuju SMP N 3 Lombuza’ua, sesuai dengan hasil survey lapangan oleh BPD Hiligodu ternyata belum dilaksanakan sama sekali.

Begitu juga pada pelaksanaan BIMTEK di Bandung yang diduga kuat penuh rekayasa, dimana BIMTEK tersebut belum terlaksana sama sekali.

Namun telah di SPJ kan oleh bendahara desa bersama kepala desa tanpa sepengetahuannya sebagai Sekdes waktu itu.

Anuari juga mengatakan bahwa dugaan korupsi/Penyelewengan Dana Desa Hiligodu TA. 2017 telah dilaporkan ke POLRES Nias, tanggal 6 September 2018 yang lalu.

Atas laporannya tersebut penyidik Polres Nias, meminta Inspektorat kab. Nias utara untuk melakukan Audit/Pemeriksaan dengan tujuan tertentu pada kegiatan DD Desa Hiligodu TA. 2017.

Ketika dikonfirmasi ke Inspektur kab. Nias utara, Tolanaso Gea S,Pd mengatakan bahwa benar sudah terima surat dari POLRES Nias dan sudah melakukan pemeriksaan khusus dengan tujuan tertentu pada kegiatan DD Desa Hiligodu TA. 2017, atas permintaan penyidik Polres Nias, dan Laporan Hasil Pemiksaan (LHP) telah kita sampaikan kepada Penyidik Polres Nias, tanggal 01 Maret 2019.

Anuari Zendrato yang di sering disapa AHEM itu, berharap agar penanganan kasus dugaan korupsi DD Desa Hiligodu TA.2017 

Dapat segera di usut tuntas oleh Polres Nias untuk mendapatkan keadilan.” Ucapnya dengan penuh harapan(Febeanus zalukhu) 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *