Kantor Hukum Freddy Simanjuntak, SH,MH Dan Rekan Ajukan Penangguhan Penahanan

Kantor Hukum Freddy Simanjuntak, SH,MH Dan Rekan Ajukan Penangguhan Penahanan

Gemantara.com – Riau (24 Juni 2019)

(Ir Dachi) yang sebelumnya telah menjadi tersangka di kepolisian Polres Kampar dalam dugaan pengeroyokan beberapa hari lalu, dan menjalani penahanan di Mapolres Kampar, dan pada hari ini tim kuasa hukum melakukan upaya penangguhan penahanan yang di antarkan langsung oleh saya selaku Pimpinan Kantor Hukum Freddy Simanjuntak, SH., MH & Rekan siang tadi.

Dalam konferensi pers di ruang kerjanya sore tadi setelah kembali dari Polres Kampar, Freddy Simanjuntak, SH., MH menjelaskan bahwa surat penangguhan penahanan kepada klien kami (Ir Dachi) adalah upaya kami agar yang bersangkutan mendapatkan salah satu haknya sebagai warga negara yang kami antarkan langsung kepada Bapak Kapolres Kampar melalui Kasatreskrim (mewakili), dan kami Freddy Simanjuntak, SH., MH dan Martinus Zebua, SH menandatangani surat Penangguhan tersebut.

Menurut Freddy Simanjuntak, SH., MH bahwa: berdasarkan fakta dan bukti bahwa klien kami dalam hal ini adalah korban dari salah tangkap dan bukan pelaku seperti yang dimaksud oleh Kepolisian Resort Kabupaten Kampar, dan seperti yang telah kami jelaskan sebelumnya dan diberitakan oleh beberapa media lokal dan nasional, baik cetak, online serta live streaming oleh rekan klien kami, namun berkas telah hilang saat diperiksa sebagai saksi korban.

Disana kita lihat bahwa yang dijadikan sebagai tersangka adalah orang yang salah bukan pelaku sebenarnya menurut kami berdasarkan pengakuan klien kami, dan keterangan para saksi yang saat itu bersama (Ir Dachi) yang dalam hal ini klien kami pada waktu kejadian. Berdasarkan keterangan itu semua kita tetap melakukan upaya hukum yang salah satunya mengajukan permohonan penangguhan penahanan.

Ketika di tanyain oleh awak media tentang langkah kuasa hukum selanjutnya?
kuasa hukum Fredy Simanjuntak, SH., MH dan Martinus Zebua, SH mengatakan bahwa: kami akan tetap melakukan upaya-upaya hukum sesuai peran kita sebagai tim kuasa hukum para pekerja yang telah kita terima sebelumnya, termasuk melaporkan pihak yang salah prosedur dalam penangkapan, pemberian status penahanan terhadap klien kami, karena kami merasa bahwa tidak memenuhi unsur dan tidak cukup bukti, dan dalam hal ini pihak Polres Kampar terkesan memaksa kehendak tanpa mengumpulkan bukti-bukti yang konkrit.

Ditambahkan Freddy Simanjuntak SH MH bahwa: dalam penetapan status tersangka kepada seseorang, itu kan harus diteliti secara detail karena ini menyangkut Hak Asasi kewarganegaraan. Jadi kami juga meminta awak media untuk mengawal alur dari proses hukum tersebut, karena kami merasa dalam kasus ini ada kejanggalan bin aneh bila kita lihat secara kasat mata dengan historis prosesnya. Kami berharap dalam agar hal ini yang benar tetap benar dan salah biar semua melihat titik dari kesalahannya

Peni (red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *