Klarifikasi Pencatutan Nama Atau Pencemaran Nama Atas Nama WTA. MANAGEMENT ARTIS

Klarifikasi Pencatutan Nama Atau Pencemaran Nama Atas Nama (WTA. MANAGEMENT ARTIS) yang di lakukan oleh saudara Dedi Ruslan dan Sulthon Mubarok yang tanpa seizin serta tanpa persetujuan dari pihak kami atas nama WTA. MANAGEMENT ARTIS berdasarkan berita dan Rekomendasi yang sudah beredar di bawa ini sebagai berikut:

_____________________
(DUGAAN TINDAKAN EKSPLOITASI SUMBERDAYA MANUSIA)

Yang dilakukan oleh Sdr. BUDI SUTRISNO selaku Produser film MGM (Misteri Gunung Merapi/ Ma Lampir New Version) yang bekerjasama dengan PT. MENARA GADING PERKASA dan MNCTV.

Honor para pemain pendukung film MGM (tallent/aktris & aktor) dari awal penggarapan film MGM bulan November 2018 hingga akhir bulan februari 2019 ini tdk ada kejelasan pembayaran honor nya.. bahkan hingga garapan dan atau film MGM bungkus/selesai penayangan di MNCTV honor para tallent tidak dibayar.

Sistem administrasi nya pun dari pihak Pimpro dan Unit Colingan film MGM tidak transparan, memperdaya para pemain/tallen (aktor & aktris) perdana yang masuk di lokasi syuting MGM di Studio Alam Gentabuana Paramitha Kp. Sodong Ds. Bojong Kec. Kelapanunggal Kab. Bogor (milik produser MGM sdr. Budi Sutrisno). Colling pemain tetapi tidak menjelaskan terlebih dahulu tentang honor, waktu dan berapa episode nya dari peran tokoh yang diberikan, sehingga pemain terpaksa harus mengikuti instruksi dan kemauan dari unit produksi.

Para pemain telah melakukan upaya maksimal berkoordinasi secara profesional kepada unit produksi nya Bpk. FAHLI sebagai Pimpro MGM dan Bpk. Feri Uban selaku unit colingan pemain pendukung (talen/aktor & aktris film MGM, agar pembayaran honornya segera diselesaikan, namun pihak produksi dan produser hanya janji janji saja dengan tidak pasti dan selalu ingkar, bahkan hingga 4 bulan ini Para pemain terdampar karena menunggu dan menunggu harapan pembayaran honor nya yg tdk jelas, ini menyebabkan kesengsaraan banyak orang, dan pekerja seni bahkan secara aturan undang- undang yang berlaku, tindakan dan atau kegiatan tsb yang dilakukan oleh Produser film MGM Bpk. BUDI SUTRISNO beserta Staff dan Unit Produksi nya serta yang membantu pelaksanaan nya yaitu PT. MENARA GADING PERKASA serta tim pengguna yaitu MNCTV dapat dikategorikan sebagai para PELAKU tindakan EKSPLOITASI SUMBER DAYA MANUSIA yang DIDUGA melanggar norma norma aturan hukum yg berlaku di NKRI yaitu :
1. Melanggar HAM (Hak Asasi Manusia), karena pemain film MGM yang telah melakukan kewajiban nya syuting dan telah diambil serta ditayangkan skill, tubuh dan talenta nya tetapi hak pembayaran atas pekerjaan tsb yaitu honor nya tdk diberikan oleh para pihak pengguna (Produser, Pt. Menara Gading Perkasa dan MNCTV).
2. Melanggar UU Depnakertrans. Karena tidak dilakukan sistem administrasi Pekerja, pekerjaan, dan sistem pembayaran tdk sesuai dengan aturan yg berlaku (tidak buatkan kontrak kerjasama pemain dengan Production House/ PH) baik dengan PH Gentabuana Paramitha Entertainment dan PT. Menara Gading Perkasa, sehingga merugikan pekerja seni.
3. Tidak berbuat adil/tidak mengindahkan Palsafah NKRI yaitu PANCASILA sila ke 5. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia yang termaktub dalam UUD 1945.
4. Melanggar UUD 1945.
5. Melanggar ketentuan yg disepakati dalam FARFI.

Bahkan diduga lokasi yang dipakai untuk syuting tersebut tdk memiliki ijin resmi dan bangunan nya pun tidak memiliki IMB.

Untuk itu
“DEMI KEMANUSIAAN dan KEADILAN”
Kami LSM RAMBO TIMUR, LEMBAGA BANTUAN HUKUM BOGOR TIMUR, PEJUANG SILIWANGI INDONESIA, LESPER INDONESIA, ORMAS KPK RI, GIBAS dan Segenap Para Pendukung Media Cetak dan Online serta FKM2 POLRI, meminta kepada para pihak terkait agar segera melakukan kewajiban nya, membayar honor para pemain/tallent (aktor & aktris MGM) dan meminta tindakan tegas dari aparatur negara.

Surat Resmi akan dikirim pada hari senin 4 Meret 2019

Kabid SDM & SDA LSM RAMBO TIMUR
BAYU PURBAYA
Direktur Eksekutif LSM RAMBO TIMUR
DEDY RUSLAND

Tembusan Surat akan dikirim ke :
1. Presiden Republik Indonesia
2. Depnakertrans
4. Pengadilan Negeri Hubungan Industrial
5. Mahkamah Agung
7. Kapolri
8. KADIN
9. Kapolda jabar
10. Kapolres Bogor
11. Bupati Bogor
12. DPRD Bogor
13. Bapeda Kab. Bogor
14. Ka. BPPMSP Bogor
15. Ka. BPN Bogor
16. Ka. Satpol PP Kab. Bogor
17. Kapolsek Kelapanunggal
18. Satpol PP Kec. Kelapanunggal
19. Kades Bojong
20. Redaksi Metrotv, TVOne, MNCTV, TRANSTV, TVRI, RTV, RCTI, ANTV
21. Redaksi ILK
22. Redaksi Radar Bogor
23. Redaksi Koran TEMPO
24. GEMANTARA RAYA
[1/3 19.41] Pimpro GENTA – Bang Fahli: sabar
[1/3 20.12] Sulthan Mubarok: Udah 4 bulan tnpa kejelasan
[2/3 00.14] Pimpro GENTA – Bang Fahli: pasti di byar
[2/3 00.14] Pimpro GENTA – Bang Fahli: berkasnya kan sdh masuk semua
____________________

*Rekomendasi di atas yang sudah beredar ini TIDAK BENAR dan kami menyatakan yang sebenar benarnya bahwa ini sangat sangat merugikan pihak kami selaku WTA. MANAGEMANT ARTIS*

Dengan ini kami membantah rekomendasi di atas untuk mengklarifikasi kepada semua pihak terkait dan pihak media serta pihak pihak manapun yang sudah mendapat sebaran rekomendasi di atas tersebut dan kami mohon maaf atas segala sesuatunya dari segala keterbatasan kami

Terimakasih 🙏🙏🙏

Tertanda : Direktur WTA MANAGEMENT
*Mr. TENOR AMIN SUSANTO*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *