Masyarakat Kecewa Atas Penggunaan Dana Desa

Masyarakat Kecewa Atas Penggunaan Dana Desa

Pekanbaru, 27 Maret 2019.

Gemantara.com Riau

Kades(Kepala desa) Ali Abri, Desa Ganting damai, Kecamatan Salo, Kabupaten Kampar, Propinsi Riau. diduga menyalahin aturan Penggunaan DD(dana desa) anggaran tahun 2018.

“Dari Keterangan mewakili masyarakat,Khairuna menyampaikan kepada awak media, Rabu (20/3/2019) bahwa Kegiatan pembangunan dan anggaran DD (dana desa) yang disalurkan pemerintah untuk kegiatan pembangunan desa, ternyata di Desa Ganting damai salah satu jenis kegiatan tidak pada aturan atau sasaran justru untuk Kepentingan Kades Abri,”Ucapnya.

“Kades Desa Ganting Damai sebelumnya membuat salah satu jenis kegiatan pembangunan Drainase disebelah Rumah Orangtuanya, semestinya atau seharusnya pembangunan Drainase tersebut yang aturan di bangun melalui Belakang Rumah Warga itu dan baru lurus menuju Kedepan, tetapi ini di letak atau di bangun di samping Rumah orangtuanya Kades Ali abri,”Terangnya.

“Masyarakat membenarkan bangunan Drainase itu sudah menyalahin aturan karena drainase tersebut seharusnya untuk kepentingan masyarakat demi Antisipasi banjir di waktu musim hujan,”Tegasnya.

Pembangunan yang dilakukakan kades Ali abri tersebut masyarakat merasa di kecewa yang seharusnya banyak perlu di utamakan titik kegiatan pembangunan di desa Kami, atau di bangun terlebih dahulu tetapi ini justru Kades membangun drainase di samping pekarangan orangtuanya,”Ucapnya

“Khairuna sebagai masyarakat Desa ganting damai sangat-sangat kecewa melihat kinerja Kades Ali abri membangun semau hatinya yang tidak sesuai dengan aturan yang ada, dan masih banyak jenis kegiatan pembangunanya hanya asal -asalan saja di bangun,”Sebutnya.

Sebetulnya jalan Stapak masyarakat masih belum tersentuh Semen dan Aspal tetapi masyarakat menilai dan diduga ada penyelewengan dana desa, sehingga masyarakat merasa kecewa kegiatan pembangunan di desa tidak pada sasaran yang diharapkan masyarakat sebelumnya,”Terangnya.

Kegiatan pembangunan di desa kami hanya Asal-asalan dan juga hanya di lapis jalan stapak yang sudah rusak, sementara DD Besar-besar namun hanya itu kegiatan pembangunan di desa,”Tutupnya.

Setelah masyarakat memberi keterangan dan dugaan mereka, Awak media langsung konfirmasi Kades Ali abri tentang jenis kegiatan nya,namun kades Ali abri tidak mengakuinya, itu kegiatan yang saya laksanakan sudah Mufakat dan rapat dengan Rt/Rw di desa,”jelanya.

Kades Ali abri tidak ada mengakui dugaan masyarakatnya, tetapi diminta jangan di beritakan pak,biar saya Kordinasi dengan Rt/Rw,Bpd masyarakat saya di bawah untuk menyelesaikan, agar masa depan saya bisa lebih baik lagi pak,”Tutupnya.

Yohanes Tel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *