Para Ahli Waris Akan Terus Perjuangkan Dan Akan Pertahankan Hak Miliknya

gemantara.com, Cilegon – Mengenai persoalan lahan yang kini Dianggap bermasalah pihak para ahli waris selaku pemilik yang sah akan terus berjuang dan terus mempertahankan haknya sekaligus akan membuktikan sebuah kebenaran Dimata hukum mengenai adanya dugaan pihak ahli waris tentang adanya oknum mafia tanah yang mana bertujuan ingin mencoba memiliki dan menguasai lahan tanah milik kami.Selasa,(26/02/2019)

Yudi pun “memaparkan dan menerangkan bahwa ahli waris tidak pernah menjual tanah tersebut kepada pihak manapun, dan jika dari pihak ahli waris kini mempertanyakan dan kini sudah merasa sangat kebingungan dengan peristiwa Yang sekarang ini terjadi”.

Lanjut Yudi “Kenapa sekarang tanah seluas kurang lebih 1 hektar milik kami tiba-tiba sudah berubah nama kepemilikannya menjadi milik Saudara Winarno” Ucap Yudi

Maka untuk itu proses gugatan ini akan kami tempuh sampai berlanjut keranah hukum dan siap berjuang untuk mempertahankan hak kami yang sebenarnya sebagai ahli waris dari H.Tous (Alm) selaku pemilik awal lahan tanah yang berlokasi di wilayah kelurahan gunung sugih ciwandan.

Lalu Yudi selaku penerima kuasa dari ahli waris mengatakan bahwa benar dan memang telah ada kejanggalan dalam hal ini, “dan saya sudah pegang semua mengenai bukti-bukti tentang adanya kebenaran masalah Ini”,

“Silakan saja jika orang lain memiliki paham maupun beranggapan apa terhadap diri saya, Karena yang saya tahu bahwa pihak ahli waris tidak pernah menjual tanah tersebut ke siapapun dan sekaligus saya mau tahu yang sebenarnya
Mana bukti administrasi jual beli maupun keabsahan tentang penjualan tanah tersebut,
Siapa penjualnya dan mana uang pembayarannya karena pihak ahli waris belum pernah menerima”Tuturnya.

Hal itupun Dibenarkan oleh ibu Asih selaku ahli waris, “Siapa itu Winarno,. ketemu saja saya belum pernah”Ucapnya.

Ibu Asih selaku ahli waris yang sah bercerita pada awak media saat mengunjungi rumah kediamannya.

Sementara itu Ditempat yang terpisah Muhibudin
adalah orang yang benar Ditunjuk dan dikuasakan oleh salah satu dari ahli waris atas nama ibu Asih untuk membantu meluruskan perkara saat adanya gejolak di internal keluarga, maka untuk itu ibu Asih memberi kuasa Ke Muhibudin & Fatner untuk menyelesaikan persoalan perselisihan yang saat itu terjadi di keluarga para ahli waris.

“Datangnya para ahli waris Ibu Asih, Satori Dan Saina Ke saya maka kami Muhibudin & Fatner
bersedia untuk membantu lalu kami menang dalam satu gugatan secara hukum,” Papar Muhibudin.

“Akhirnya kami terbukti menang dalam mengurus perkara itu, dan dari situ akhirnya ahli waris punya PAW dari pengadilan agama Cilegon, Dan jelas
Sudah bahwa inilah para ahli waris yang sudah dinyatakan sah dimata hukum sebagai ahli waris yang sah diantaranya
Ibu Asih, Juma, Saina dan Satori

“Selanjutnya Muhibudin Meneruskan,
Atas gugatan itu akhirnya akte kelahiran ditarik dari Disdukcapil dan bahkan
Kamipun menang di PN,.. menang di MA Dan menang disemuanya, Sehingga dengan dasar PAW atau disebut fatwa ahli waris dari Tati Barasi selaku istri dari H.Tous membenarkan bahwa Ibu Asih, Juma, Satori dan Saina adalah para ahli waris yang sah
Dengan dasar bukti sertifikat pengganti Yang telah kami terima dari BPN Cilegon Dengan Nomor Sertifikat 89 sebagai sertifikat tetap atas nama H.Tous.
Diterangkan lagi oleh Muhibudin kepada awak media Ditempat kerjanya”.Paparnya

Mpap Suprato

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *