Pelaku Pembunuhan Sadis Pendeta Muda Akhirnya Diringkus

Pelaku Pembunuhan Sadis Pendeta Muda Akhirnya Diringkus

Tidak butuh waktu lama bagi kepolisian untuk mengungkap kasus pemerkosaan sekaligus pembunuhan sadis yang dilakukan 2 pria bejat di Palembang Sumatera Selatan.

Sebanyak lima orang saksi telah diperiksa secara maraton oleh penyidik gabungan dari Polres Ogan Komering Ilir(OKI), Sumatra Selatan, terkait tewasnya korban Pendeta Muda (M.Zidemi)

Para saksi yang diperiksa merupakan orang terakhir yang bertemu dengan korban di lokasi kejadian yakni di area Perkebunan Sawit PT PSM, Sungai Baung, OKI, Sumatera Selatan.

Dari keterangan dari 5 para saksi tersebut, akan dicocokan dengan saksi kunci yakni NP (9) teman korban saat kejadian yang juga menjadi korban pencekikan pelaku pembunuh saat naas itu terjadi, sehingga yang bersangkutan saat ini masih dalam tahap pemulihan karena mengalami trauma.

Jenazah korban diberangkatkan pulang ke kampung halamannya(Nias) untuk dimakamkan di Pulau Nias, Sumatera Utara, Rabu (27/3/2019) ucapan dukacita dan belasungkawa mengalir dari semua pihak, tidak terkecuali dari Wakil Sekretaris Jenderal DPP Gemantara Raya pusat sekaligus Ketua DPD Gemantara Raya Riau beserta jajaran bapak (AM.RUDY.S)

Jenazah korban diberangkatkan dari Gereja Kristen Injili Indonesia (GKII) di Jalan Sumoharjo, Palembang Sumatera Selatan sekitar pukul 10.00 WIB dengan menggunakan mobil ambulans.
Para sahabat korban juga ikut menghadiri ibadah pemberangkatan jenazah sang Pendeta Muda dengan kucuran air mata yang tak henti berderai sebagai ucapan pengantar beliau ke pembaringan terakhir.

Seluruh organisasi masyarakat Nias diseluruh penjuru tanah air, dan bahkan tak terhitung banyaknya perkumpulan dan organisasi mengutuk kejadian keji ini, Gemantara Raya salah satu lembaga sosial kontrol dan pemberdayaan masyarakat yang memiliki hampir ratusan media cetak, online dan elektronik dengan tegas mengutuk pelakunya yang tidak manusiawi ini, Gemantara Raya juga mendukung penuh pihak Kepolisian dan penegak hukum lainnya untuk memberikan sanksi seberat-beratnya dengan berbagai pasal pelanggaran hukum yang berlapis, Tegas RUDY di Pekanbaru Riau sore tadi.

Menurut korespondensi media Gemantara.com di Pelembang Sumsel bahwa jenazah tadi diberangkatkan pakai mobil ambulans langsung lewat jalur darat ke Padang. Baru akan menuju ke rumah korban memakai speedboat.

Sang pendeta muda setelah diwisuda bersama rekannya Dewistina, korbanditempatkan di GKII Sungai Baung OKI, sementara rekannya Dewistina ditugaskan di Methodist Palembang sebagai tenaga pengajar.

Selama bertugas, Dewistina mengaku jarang berkomunikasi dengan korban karena kesibukan masing-masing.
Pertemuan mereka pada dua pekan lalu, tak disangka oleh Dewistina sebagai pertemuan terkhir mereka, hinga korban dikabarkan tewas dibunuh.

Menurut Dewistina sempat jalan ke pasar dua minggu lalu ketika libur. Korban begitu senang, tidak nampak ada masalah, ujar Dewistina dengan linangan air mata.

Rudy (red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *