PELANGGAN RESMI PLN KURANG LEBIH 4 TAHUN DITERLANTARKAN, BUTUH PERHATIAN DAN SOLUSI TEPAT DARI PIHAK PLN CABANG SIDIKALANG DAIRI SUMUT

PELANGGAN RESMI PLN KURANG LEBIH 4 TAHUN DITERLANTARKAN, BUTUH PERHATIAN DAN SOLUSI TEPAT DARI PIHAK PLN CABANG SIDIKALANG DAIRI SUMUT

Warga Sigalingging Seorang pelanggan resmi PLN kab. Dairi yang berprofesi sebagai guru TK butuh perhatian dan Solusi Tepat dari pihak PLN Cabang Sidikalang kab. Dairi, pasalnya sudah menjelang 4 tahun beliau diterlantarkan listriknya yang sebelumnya sudah dipasang dan berfungsi selama 6 bulan kabelnya sudah digulung tak tersambung ke sumber arus listrik, kini S.S harus menahan suasana kegelapan malam dirumahnya , banyak tugas yang harus dikerjakan dan butuh peralatan yang menggunakan listrik guna menyelesaikan tepat waktu,tapi sayang semua terbengkalai karena listrik beliau tidak disambung hingga saat ini. Bagi para pelanggan listrik tidak seluruhnya memahami aturan yang berlaku di dunia PLN yang penting masyarakat dapat menikmati penerangan. Demikian halnya dengan pelanggan resmi ini,
Awalnya arus listrik disambung dari tetangganya oleh pihak pegawai PLN dan arusnya diambil dari tetangganya, hal ini memang biasa dan merupakan hak PLN menyambungkannya dari sumber arus yang bisa disambung termasuk yang rumah berdekatan, karena rasa segan dan menjaga hubungan baik bertetangga maka S.S membayar Rp. 200.000 ke tetangga darimana sumber arusnya disambung yang sebelumnya terlebih dulu memasang listrik ke rumahnya. Tapi menurut keterangan S.S lampu yang telah dipasang, dalam kondisi kurang terang mau berkedip kedip ,mungkin kurang arus atau gimana saya kurang ngerti pak,” ujarnya. Tapi suatu ketika tetangganya terkena bencana puting beliung akhirnya saat perbaikan rumah tersebut, kabel listrik beliau dibuka guna menjaga kejadian tak diinginkan saat perbaikan rumah yang terkena bencana tersebut. Untuk sementara kabel listriknya digulung dan arus tak tersambung.Saat pihak pegawai PLN hendak menyambung kembali arus listrik tersebut, SS tak setuju arusnya disambung dari tetangganya tersebut akhirnya tak jadi disambung. Semenjak kejadian tersebut kabelnya tak kunjung di sambung alasannya tak suka berdebat dengan tetangga karena hal sepele, biar dari tiang besar saja pak ujarnya pada pihak PLN .
Sedemikian lama dilalui dari tahun ke tahun tak tahan situasi dan kondisi demikian akhirnya S.S mencoba menyampaikan keluhannya kepada L. Hutabarat agar disampaikan ke pihak PLN.Merasa pelanggan ini diterlantarkan akhirnya L. Hutabarat menemui pegawai PLN kec. Parbuluan,hasilnya S. S disarankan membeli kabel sepanjang 200 meter dan tiang penyangga 2 buah yang diperkirakan berbiaya 5 juta ,akhirnya disampaikan kepada S. S yang justru membuatnya terkejut. Saya ini cuma guru TK pak, “saya dapat darimana uang sebesar itu, lagian saya tinggal bukan di perladangan, saya tinggal di pemukiman warga di dekat,
Jalan lintas kabupaten lagi, Pak wajarkah saya membeli tiang untuk saya dan warga ini dari uang pribadi saya sendiri? ujarnya. Tak sampai disana L. Hutabarat kembali berupaya mencari jalur apa seperti apa kira kira yang bisa ditempuh menjawab keluhan S.S P2TL dari Binjai sumut saat ditemui L. Hutabarat mencoba minta solusinya atas keluhan pelanggan mereka, dengan niat baik bersedia turun kelokasi ,sesampai dirumah SS di sarankan dipasang dari tetangga arusnya dulu disambung menunggu realisasi penambahan tiang listrik tersebut jawab mereka.Namun SS tetap menolak dengan alasan, saya tak mau rusak hubungan bertetangga ,”ujarnya kepada petugas P2TL tersebut yang akhirnya listriknya tak jadi disambung.Langkah selanjutnya melalui penyampaian surat permohonan penambahan tiang listrik yang ditujukan ke PLN cabang Sidikalang dan tembusan ke PLN Sumut no 37 Binjai Utara yang diantar langsung ke Kantor PLN oleh L. Hutabarat.
Namun menjelang 2 tahun semenjak surat tersebut di sampaikan ke pihak PLN, permohonan penambahan tiang tersebut juga belum terealisasi. Hingga berita ini diunggah keluhan S. S sebagai pelanggan resmi belum juga ada solusi tepat dari pihak PLN.Saat diminta apa harapan serta pesan beliau ke pihak PLN mohon diperhatikan keluhan pelanggannya dan cari solusi tepat buat saya rakyat kecil ini Pak, sudah menjelang 4 tahun saya gelap gelapan pak padahal listrik ada tambahnya. Oknum yang dijuluki sebagai Embun penyejuk dalam kehausan dan Penerang dalam Gulita ini, tapi nasibnya justru dilanda kegelapan didalam terang hingga saat ini . L.Hutabarat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *