Pembagian Sembako Murah Di Desa Berancah Bengkalis Mengecewakan Masyarakat

BENGKALIS – Bulan ramadhan ini pemerintah daerah memberi bantuan sembako yang di tujukan kepada masyarakat kurang mampu di Desa Berancah, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis.

Ini pun sudah menjadi tugas rutinitas tahunan pemerintah untuk memberikan bantuan beserta implementasi terbaik kepada masyarakat yang miskin dengan rata-rata ekonominya menengah kebawah.

Namun, terkait warga miskin di Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis mengaku kecewa karena tidak mendapatkan pembagian sembako murah beberapa hari yang lalu, yakni, menimpa keluarga Sarifah (59) dan suaminya Mansur (54) yang terbujur sakit, warga Desa Berancah, Kecamatan Bantan.

Saat di konfirmasi, Kepala Desa Berancah, Turadi mengatakan, bahwa bantuan sembako itu di tujukan ke masyarakat yang kurang mampu. Dan kebetulan pada tahun sebelumnya program itu tidak ada, dan keluarga Sarifah (59) memang mendapat bantuan sembako.

Dari pemberitaan beberapa hari yang lalu terkait yang tidak dapat bantuan sembako tersebut, kami dari pemerintah Desa Berancah, Kecamatan Bantan, mengabaikan saja.” ucapnya ke sejumlah awak media, Senin pagi (13/5/19), pukul 10.45 WIB di ruang kerjanya.

Selanjutnya, pembagian kupon sembako itu langsung kepala dusun (kadus) yang membagikan ke masyarakat setempat.
Dan juga jika ada keluarga saya atau pun keluarga dari pemdes yang miskin dan layak menerima bantuan sembako itu, kami akan membagikan langsung bantuan sembako.

Setelah itu sejumlah awak media meminta data tertulis bagi yang menerima bantuan sembako tersebut, Turadi, selaku kepala desa Berancah tidak bisa membuktikan data yang telah yang menerima sembako dan Ia mengatakan juga bahwa data itu ada di kecamatan.” paparnya.

Dan bagi masyarakat di Desa Berancah, Kecamatan Bantan, yang sudah terdata sebagai Unit Pengumpul Zakat (UPZ), dan tidak dapat menerima bantuan sembako sekaligus itu menjadi komitmen tingkat Desa.” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *