Pembangunan WC Yang di Kerjakan Rekanan Dinas di SDN SIRNAJATI 02 Amburadul dan Tak Bertuan

Gemantara.com Proyek kegiatan pembangunan WC yang dibangun oleh rekanan pihak ketiga yang berlokasi di SDN Sirnajati 02 Desa Sirnajati,kampung cijati lebak Kecamatan Cibarusah anggaran yang bersumber dari pemerintah Kabupaten Bekasi pada Dinas Cipta Karya dan Penataan Ruang terlihat amburadul dan tidak ada pengawas Dinas .

Sepengetahuan awak media Gemantara.com yang melakukan investigasi langsung ke lokasi kegiatan, bahwa diduga telah terjadi kegagalan konstruksi. Hal ini terlihat bahwa bak penampung air (torn), dan septic tank yang sudah terpasang di dalam tanah terlihat berantakan atau amburadul, terkesan bahwa tidak adanya penyesuaian suhu tanah di dalamnya, karena ketika torn di pasang, kurangnya penyesuaian konstruksi kerja untuk pemasangan torn tersebut.

Kegiatan yang dikerjakan tidak ada papan nama proyek

Di tempat yang sama, Wakil Kepala Sekolah SDN Sirnajati 02 . menjelaskan bahwa dibenarkan adanya pembangunan MCK tersebut.

“Namun saya melihat pada hari ini adanya torn dan septic tank di tempat tersebut yang sudah terpasang, seperti terlihat mledug, kenapa seperti itu saya juga kurang paham,” tegas wakil kepsek. (26/11/2020).

Ketika ditanya papan proyek kegiatan apakah terpasang, jawabnya Wakil Kepsek tidak terpasang,

“harusnya di pasang ya bang?” urai Wakil Kepsek.

Dirinya berharap agar segera diperbaiki dan dikerjakan dengan benar, agar tidak ada korban apa lagi ini ruang lingkup Sekolah Dasar yang setiap harinya ada anak-anak,

“melihat kondisi WC seperti itu saya jadi khawatir.” ujar Wakil Kepsek.

Ditempat yang berbeda Gunawan ketua lsm Gemantara raya kabupaten Bekasi menyayangkan dengan pekerjaan yang terlihat amburadul, dan tidak ada pengawasan itu diungkapkan melalui via telepon bahwa rekanan kontraktor sebelumnya tidak pernah komunikasi dengan warga sekitar maupun dengan pemerintahan Desa

“Saya sama sekali tidak tau, karena kontraktor tidak pernah ke desa atau ijin ke desa, begitu lah mereka tidak ada permisinya sama pemerintah desa.” ucap Sekdes.

Dirinya akan segera memanggil kontraktor untuk segera memperbaiki pekerjaannya, agar lebih diutamakan kualitas dan tidak kerja asal-asalan, karena itu untuk masyarakat dan untuk anak-anak bangsa, jangan sampai hal yang tidak diinginkan terjadi.(Sgd)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *