Perkebunan Sawit Milik Masyarakat Desa Tanjung Niur Di Luar HGU PT.Sawindo Kencana Porak Poranda

IMG 20240201 WA0086

Bangka Barat Babel – Marak Nya Aktifitas Tambang Timah Yang Di Duga Ilegal,Di Kawasan Perkebunan Kelapa Sawit Milik Hak Masyarakat Desa Tanjung Niur,Kecamatan Tempilang Bangka Barat Propinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Hasil Pantauan Awak Media Di Lokasi Perkebunan Kelapa Sawit Yang Mana Nampak Jelas Terpantau,Pohon Pohon Sawit Hancur Berantakan,Di Hajar Dengan Sadis Oleh Beberapa Alat Berat Excavator Fc Berwarna Orange.
(Kamis, 01/02/2024)

Porak porandanya Perkebunan Sawit milik Masyarakat Desa Tanjung Niur,Hingga MenciptaKan Lubang lubang Camoi dan ada beberapa Akses Jalan Yang Terputus Menuju Dusun Pelayek,Hingga Membuat Masyarakat Dusun Pelayek Merasa Di Rugi Kan,Yang Biasa Nya Akses Jalan Menuju Dusun Mereka Tak Perlu Memutar Lebih Jauh, Sekarang Semakin Rumit Karena Ada Nya Pemutusan Akses Jalan,karena Aktifitas Tambang Timah Yang Di Duga Ilegal.

Aneh,Seharusnya Perkebunan Sawit Yang Ini Di rawat Di Jaga,Kalau Sudah Tidak Bisa Produksi Lagi Seharusnya Di Remaja Kan,Bukan Malah Di Hancur Kan Oleh Tambang Tambang Timah Yang Tak Jelas Izinnya.

Kita Semua Tahu ada Nya Perkebunan Sawit Ini,Karena Ada Kerja Sama Antara Pemerintahan Desa Dan Pihak PT.Sawindo Kencana Dengan Cara Bagi Hasil 65 / 35 persen, 65% Untuk PT Dan 35% Untuk Hak Masyarakat Desa.

Ada Nya Perkebunan Kelapa Sawit Ini Menurut Keterangan Pak Kades Tanjung Niur Yang Masih Aktif Menjabat Sekarang,Kepada Awak Media Saat Di Komfirmasi Beberapa Waktu Yang Lalu,Pas Ber Temu Di Warung Kopi,Menurut keterangan Pak Kades MenjelasKan PerKebunan Itu Hasil Kerja Sama Pemerintahan Desa Yang Dulu Menjabat Dengan Pihak Pejabat PT.Sawindo Kencana,Sedang Kan Saya Baru Menjabat Menjadi Kades Yang Sekarang,Jelas Pak Kades Kepada Awak,Saat Di Mintai Keterangan.

Ada Nya Aktifitas Tambang Timah Di Perkebunan Sawit Milik Masyarakat Desa Tanjung Itu,Di Hajar Di Hancur Di Rusak Di Rampas Oleh Penambang Timah,Sampai Berita ini Di Tulis Dan DinTerbit Kan,Keterangan Pak Kades Tanjung Niur Dia Tak Pernah Memberi Izin,Atau Pun Ada Perjanjian Kerja Sama Dengan Bos bos Dan Pengurus pengurus Tambang Timah Itu.

Pernah Ada Utusan Bos Akong Yang Datang Menemui Pak Kades Tanjung Niur,Membawa Berkas Meminta Persetujuan Dan Tanda Tangan Kepada Saya,Tetapi Saya Tidak Mau Dan Tidak Berani Untuk Meberi Izin Terkait Kedatangan Utusan Bos Akong Menemui Saya,kata Pak Kades pada Kami Awak Media Saat itu.

Jelas Setelah Mendengar Penjelasan Pak Kades Tanjung Niur Di Saat Di Wawancarai,Asiat Pelaku Pengurus Atau Bos Tambang Ilegal Ini Yang Di Duga Ber Hubungan Denga Big Bos Akong Dan Oknum oknum Pejabat PT.Sawindo Kencana Ini,Telah Merusak Merampas Dan Merugi Kan Masyarkat Desa Tanjung Niur,Karena Menurut Keterangan Pak Kades Tanjung Niur,Mereka Oknum oknum Yang Terlibat Merampas, Merusak Perkebunan Sawit Masyarakat Tanjung Niur,Tak Ada Izin Dan Perjanjian Dengan Pak Kades Yang Sekarang Menjabat Sampai Saat ini.

Dengan Ada Nya Masalah Perusak kan Perampasan Hak Masyarakat Banyak Tanjung Niur Sekarang ini,Apakah ( APH) Aparat Penegak Hukum Kita Dan Pemerintahan Daerah Kita,Tutup Mata Dan Telinga semua,Terkait Hak Hajat perut Masyarakat Banyak,Untuk Perubahan Di Tahun 2024 ini. Masyarakat Sangat Mengharapkan Ke Adilan Perhatian Dan Bantuan Pejabat pejabat Pemerintahan Daerah Kita,Dan Masyarakat Pun Sangat Mengharap Kan ( APH) Aparat Penegak Hukum Jangan Lagi Selalu Tajam Ke Bawah Tumpul Ke Atas Terus.Penegak Kan Hukum Harus Penuh Dengan Ke Adilan Begitu Juga Dengan Pemerintahan kita,Selalu Cipta kan Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia.Tim.
(ArDsN)