*Perusahaan PT. Ersawita membuat resah warga Akibat Buangan Limbah*

*Perusahaan PT. Ersawita membuat resah warga Akibat Buangan Limbah*

Rokan hulu, kasus pencemaran limbah cair oleh PT. Ersawita yang mengalir ke sungai muara kuku

Desa kepenuhan barat membuat resah di tengah masyarakat sampai saat ini masih belum tuntas, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Rokan Hulu Riau dalam kasus ini sudah memanggil pihak PT. Ersawita dan Pelapor sehingga dilakukan espos di kantor Dinas Lingkungan Hidup Rokan hulu beberapa minggu lalu,

Pihak PT. Ersawita yang hadir pada saat itu sudah memaparkan berbagai upaya yang sedang dilakukan dalam rangka untuk menanggulangi dampak limbah yang mengalir ke sungai muara kuku,

Koalisi jaringan organisasi masyarakat (KOLOM) yang di komandoi oleh mintareja dan dampingi oleh 13 organisasi yang tergabung dalam koalisi tersebut hari Rabu (6/11), bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kabupaten Rokan hulu langsung turun ke lapangan untuk memastikan apakah sanksi paksaan pemerintah terhadap PT. ersawita tersebut benar di indahkan atau hanya sekedar expose…?

Ketua koalisi mintareja saat di konfirmasi pasca turun kelapangan mengatakan, bahwa sanksi paksaan pemerintah tersebut nihil dan tidak ada niat baik dari pihak perusahaan ulasnya,

Hal ini di jelaskannya karena tidak adanya progres sesuai dengan sanksi paksaan pemerintah tersebut,

Koalisi jaringan organisasi masyarakat (KOLOM) memohon kepada pemerintah daerah dalam hal ini supaya menjatuhkan sanksi pembekuan terhadap izin operasional PT. Ersawita karena di anggap sudah tidak peduli dengan kondisi masyarakat sekelilingnya dan mengabaikan perintah dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten  Rokan hulu,

Ormas dan media yang tergabung dalam KOLOM juga akan terus membawa kasus ini karena hukum dan meminta agar DPRD rokan hulu dalam waktu dekat memanggil pihak PT. ersawita, harapnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *