Polri Luncurkan Aplikasi “Propam Presisi”

Gemantara.com,Bangka Belitung – Program Polri Presisi dicanangkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo agar fungsi pelayanan dioptimalkan seluruh satuan kerja di lingkungan Polri,baik jajaran di tingkat pusat maupun jajaran di wilayah.jum’at(04/05/21)

Sebagai contoh Untuk memudahkan laporan,saat ini sudah ada aplikasi di play store yang bisa diunduh.Nama aplikasinya Propam Presisi.

Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo mengimbau agar seluruh anggota Polri yang bertugas di pusat ataupun jajaran wilayah agar menjunjung tinggi tanggung jawab dan moral yang luhur untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.Irjen Ferdy Sambo juga mengajak masyarakat untuk ikut melapor jika menemukan dugaan pelanggaran yang dilakukan polisi. Dugaan pelanggaran yang dimaksud yakni seperti pemerasan,pelanggaran kode etik,narkotika dan hal-hal lain yang bertentangan dengan tugas fungsi polisi.

“Div Propam Polri mengimbau seluruh masyarakat untuk berperan aktif melaporkan melalui ‘Aplikasi Propam Presisi’ apabila ada anggota Polri yang berpotensi melanggar sumpah dan jabatan,” kata Irjen Ferdy Sambo.

Irjen Ferdy mencontohkan peristiwa yang terjadi di Polresta Bandar Lampung yang mengisyaratkan belum maksimalnya fungsi pengawasan yang dilakukan satuan kerja wilayah.

“Kasusnya OTT oleh Div Propam Polri atas penerbitan SIM dan pungutan lain di luar PNBP di Polresta Bandar Lampung,” Terang Kadiv Propam Polri.

Kata Irjen Ferdy Sambo,Biro Paminal Div Propam Mabes Polri dan Bid Propam Polda Lampung saat ini masih menyidik kasus dugaan pelanggaran secara intensif dan kasusnya akan dilanjutkan hingga ke meja hijau.

“Masih diperiksa di Biro Paminal Div Propam.statusnya memang belum tersangka.Masih terduga pelanggar,” ucapnya.

Kata Ferdy Sambo,sebagai pertanggung jawaban kepada masyarakat,siapa saja anggota polisi yang terlibat akan diajukan pada peradilan umum dan sidang etik dan profesi yang berlaku di internal Polri.

(Gun”77)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *