Potensi Thorium Belum Dikelola, Akibatnya Banyak Dicuri Orang

gemantara.com, Bangka Belitung – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman mengatakan,pertemuan dengan Indonesia Power di Jakarta Rabu (10/4) lalu dirinya mengundang perusahaan itu untuk mengadakan riset bersama Bappeda dan Dewan Riset Bangka Belitung.

Menurutnya,sangat disayangkan sekali jika potensi Thorium ini tidak dikaji untuk dikembangkan di Bangka Belitung,indonesia Power dipercayakan untuk melakukan kajian tersebut.

“Karena apa,ada orang luar yang mau melakukan riset.Ketimbang orang luar yang melakukannya, kenapa tidak kita sendiri yang melakukannya.Sebab ini potensi,untuk energi Bangka Belitung.Selama ini belum dikelola,tetapi banyak dicuri orang,” ujar Erzaldi, Kamis (11/4/2019).

Berdasarkan data hitung hitungan mentah yang ada di-Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Kepulauan Bangka Belitung menyebutkan,bahwa potensi Thorium di Bangka Belitung adalah sekitar 170 ribu ton.

Kandungan itu dihitung berdasarkan penghitungan 6-7 persen kandungan Thorium jika memurnikan 2.734.657 ton total Monazite dari PT.Timah Tbk, perusahaan swasta, PT.Kobatin, baik yang tersebar maupun yang terkumpul di masyarakat di Bangka Belitung.

Kalkulator biasanya sampai error saat coba menghitung nilai rupiah dengan cara mengkalikan total potensinya dengan klaim harga per kilogram Thorium.Plt.Kepala Distamben Bangka Belitung Rusbani mengkonfirmasi kebenaran jika disebut nilainya mencapai triliunan jika dirupiahkan.

“Mineral ini kalau sudah di-ekstrak,harganya bukan lagi kayak timah.Satu kilo saja harganya mungkin Rp 35 juta sampai Rp 50 juta. Ini sangat jauh lebih mahal daripada timah,” kata Plt. Kepala Distamben Babel, Rusbani, Jumat (12/4/2019).

Banyak data mengenai kisaran potensi Thorium di Bangka Belitung.Sebagai gambaran, berdasarkan data Distamben Bangka Belitung yang mengutip hasil eksplorasi BATAN 2009, potensinya mencapai 133 ribu ton dan tersebar di Kepulauan Riau, Bangka Belitung, dan Kalimantan Barat.

Hasil penelitan Batan 2009, sumber daya hipotek berdasarkan luas pelamparan aluvial di seluruh Bangka Belitung,jumlah potensi Thorium mencapai 120 ribu ton.

Potensi inilah yang dipaparkan oleh Distamben Babel bersama Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman saat bertemu dengan pihak PT. Indonesia Power, Rabu (10/4/2019) lalu di Jakarta.

Pertemuan dengan pihak BUMN anak usaha PT.PLN tersebut membahas rencana pengembangan baterai Thorium di Bangka Belitung. “Kami hanya sampaikan mengenai prospek dan potensi monazite di Bangka Belitung,bukan Thorium-nya,” ujar Rusbani.

(GUN’77)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *