Puluhan Warga Minta Bupati Nisut, Copot Camat Sawo Dan Kades Lasara Sawo

Puluhan Warga Minta Bupati Nisut, Copot Camat Sawo Dan Kades Lasara Sawo

Gemantara.Com.( Nias Utara) Pada hari selasa (30/07/2019) Masyarakat yang mengatasnamakan warga Desa Lasara Sawo Kecamatan Sawo Kabupaten Nias Utara Prov Sumut. Unjukrasa Di kantor Bupati Nias Utara. Dalam orasinya Yang di sampaikan oleh Para Unjukrasa Faahakhododo Telaumbanua.SH.yang sering disapa Bung Fakah. Menyampaikan Bahwa yang terjadi di Kecamatan Sawo saat ini, kususnya di Desa Lasara Sawo dibawah kepemimpinan Camat Sawo Fotani Zai, S.Pd., M.M. dan Agustinus Telaumbanua sebagai Kepala Desa Lasara Sawo, mereka diduga hampir menjadikan Desa adalah Desa Keluarga.

Lanju Bung Fakha, sejak kepemimpinan Agustinus Telaumbanua sebagai Kepala Desa Lasara Sawo, beberapa hal yang diduga kuat sebagai bentuk pelanggaran terhadap peraturan dan meresahkan masyarakat umum adalah:

Menetapkan APBDes Lasara Sawo tahun 2017 tanpa pembahasan terlebih dahulu oleh BPD dan tanpa adanya Musyawarah Desa.Memberhentikan Atas Nama Atieli Telaumbanua sebagai aparat Desa Lasara Sawo tanpa alasan yang jelas atau tidak sesuai dengan peraturan yang ada yang diatur dalam dalam Pasal 5 Permendagri No. 83 tahun 2015 tentang pengangkatan dan pemberhentian Perangkat Desa sebagaimana telah diubah Permendagri No. 67 tahun 2017, Pasal 53 UU No. 6 tahun 2014 tentang Desa, Pasal 68 PP No 43 tahun 2014 tentang peraturan pelaksanaan UU No. 6 tahun 2014 tentang Desa sebagaimana telah dirubah dengan PP No. 47 tahun 2015, dan dalam Perda Kab. Nias Utara No. 13 Tahun 2018 tentang Perubahan Perda Kab. Nias Utara Nomor 3 tahun 2017 tentang Perangkat Desa. 

Lanjutnya Mengalihkan nama-nama penerima Rastra (beras sejahtera), diduga pihaknya mencoret nama-nama KPM hal ini diduga kuat sebagai suatu tindakan KKN dan memungut uang kepada para penerima Rastra tahun 2019 sebesar Rp. 6.000 / keluarga, hal ini diduga kuat sebagai suatu tindakan KORUPSI.

Lanjut Lestaman Nazara.Bahwa Camat Sawo Fotani Zai, S.Pd., M.M. yang notabene adalah CAMAT TERBAIK di Nias Utara tahun 2018, ternyata nama terbaiknya tidak sesuai dengan kinerjanya. Hal ini kami sampaikan dengan asalan yang cukup kuat, diantaranya:

“Rekomendasi Camat Sawo tentang pemberhentian Atieli Telaumbanua sebagai aparat Desa Lasara Sawo diduga bertentangan dengan peraturan yang ada. Begitu juga dengan rekomendasi Camat Sawo dalam pengangkatan Bazamati Telaumbanua sebagai Kepala Dusun I Desa Lasara Sawo dan beberapa aparat Desa lainnya juga diduga cacat hukum dan melanggar aturan yang ada. Diduga bahwa Camat Sawo tidak paham aturan.Maka apa yang kami paparkan diatas, dengan segala hormat dan penuh harapan, kami memohon kepada Bupati Nias Utara untuk:

“MENCOPOT Fotani Zai, S.Pd., M.M. sebagai Camat Sawo.Dan memberikan pembinaan terhadap Agustinus Telaumbanua sebagai Kepala Desa Lasara Sawo.Dan membatalkan SK Kepala Desa Lasara Sawo tentang pemberhentian Atieli Telaumbanua sebagai aparat Desa dan membatalkan SK Kepala Desa Lasara Sawo tentang pengangkatan sejumlah aparat Desa Lasara Sawo yang tidak sesuai aturan, termasuk Kadus I dan Kadus III

Kami percaya, bahwa apa yang kami sampaikan ini.Bupati Nias Utara dapat menindaklanjuti, karna secara hukum cukup berdasar. Demikian pernyataan sikap ini, kami percayakan tindakan yang adil kepada pimpinan kami di Daerah ini, dan kami menunggu tindakan dari bapak Bupati Nias Utara.

Setelah menyampaikan Orasi dihalaman Kantor Bupati, para pengunjuk rasa diajak duduk di teras Kantor Bupati Nias Utara yang ditemui oleh Bupati Nias Utara M. Ingati Nazara.Asisten I, Sekda Nisusut, DPMD, Inpektorat, Dan Waka Polres Nias, Kabid Dinas Sosoal,

Bupati Menanggapi aspirasi/ tuntutan masyarakat desa Lasara Sawo, Bupati M. Ingati Nazara mengatakan Pemkab Nias Utara, secepatnya akan menindaklanjuti yang saudara-saudara sampaikan pada hari ini.Bupati mengharapkan kepada Dinas PMD, Dinas Sosial dan Inspektorat Kab. Nias Utara untuk secepatnya mengklarifikasi yang telah disampaikan masyarakat desa Lasara Sawo pada hari ini, paling lama hari Senin depan hasilnya sudah disampaikan kepada saya, tegas Bupati.

Saat Media ini  konfirmasi kepada Kades Lasara Sawo Agustinus Telaumbanua via seluler (30/7/2019) guna keseimbangan Pemberitaan, terkait warganya yang unjukrasa di kantor Bupati Nias Utara dan tuntutan masyarakat desa Lasara Sawo kepada dirinya, Kades mengatakan bahwa itu tidak benar.

Dikatakannya, terkait Rastra kita sudah menindaklanjuti petunjuk dari Kabupaten untuk memberikan kepada 23 Kelompok Penerima Manfaat (KPM), namun hingga saat ini baru 6 KPM yang sudah mengambil.Terkait Pemberhentian Aparat desa An. Atieli Telaumbanua sudah memenuhi unsur, dimana  kita sudah 3 kali mengeluarkan surat operingatan kepada bersangkutan karena lalai menjalankan tugas, akibatnya Urusan Perencanaan pembangunan di desa Terkendala, oleh karena itu kita memberhentikan yang bersangkutan dan telah ada rekomendasi Camat Sawo. Ucap Kades” (F. Zal) 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *