Sat Narkoba Polres Nias Ringkus Pemilik Sabu diantaranya ASN dan Mahasiswa

Sat Narkoba Polres Nias Ringkus Pemilik Sabu diantaranya ASN dan Mahasiswa

Gunungsitoli, Gemantara.com, Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) pemilik sabu berisial JPZ ditangkap Sat Narkoba Polres Nias di Jalan Gomo, Kota Gunungsitoli pada hari sabtu, tanggal 11 Januari 2020 sekitar jam 22.00 wib.

Dalam keterangan Kapolres Nias AKBP Deni Kurniawan di Mapolres Nias, Senin 13 Januari 2020 mengatakan bahwa JPZ adalah seorang pegawai negeri sipil yang bertugas di Kantor Dinas Pariwisata Kota Gunungsitoli.

Polisi berhasil menemukan barang bukti narkotika jenis sabu di tangan JPZ seberat 0,15 gram dan satu kotak rokok Malboro tempat penyimpanan sabu dalam dashboard sepeda motor yang dikendarainya.

JPZ mengaku kepada Polisi bahwa ia nya menjadi ASN sejak tahun 2015 dan bertugas di Kantor Dinas Pariwisata Kota Gunungsitoli dan JPZ berasal dari dusun II Desa Tumori, Kecamatan Gunungsitoli Barat, Kota Gunungsitoli.

Sedangkan tersangka lainnya yaitu seorang mahasiswa yang bernisial TEZ. Dari penjelasan Kapolres Nias AKBP Deni Kurniawan, tersangka ditangkap sedang menggunakan narkotika jenis sabu disalah satu Hotel di Kota Gunungsitoli pada hari Minggu, 12 Januari 2020 sekitar pukul 00.45 WIB dinihari.

AKBP Deni Kurniawan menjelaskan memang saat ditangkap tersangka, polisi tidak ada menemukan barang bukti (BB) narkotika karena habis dipakai. Namun Polisi mengintrogasi TEZ kemudian dibawa kerumahnya yang beralamat di Desa Sifalaete, Kecamatan Gunungsitoli, Kota Gunungsitoli. Polisi langsung menggeledah kamar TEZ dan menemukan narkotika jenis sabu seberat 0,69 gram didalam sepatu tersangka sendiri. Barang bukti lainnya Polisi menemukan korek api dan botol mini air mineral sebagai alat untuk menggunakan sabu. TEZ mengaku sudah mengkonsumsi narkoba mulai dari tahun 2008 silam dan baru pertama ini diciduk oleh Polisi, ujarnya

Kapolres Nias memberitahukan bahwa kedua tersangka JPZ dan TEZ dijerat dengan pasal 112 ayat 1, subsider pasal 127 Undang- Undang Narkotika Nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.

Kegiatan Konferensi Pers ini dilaksanakan di lobby utama Mapolres Nias. (SG)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *