Sengketa Buntu, AMA-MPS Surati Menteri ATR/BPN

Sengketa Buntu, AMA-MPS Surati Menteri ATR/BPN

Sengketa Lahan yang terjadi di Desa Segamai lebih kurang sudah dua tahun lamanya, Aliansi Masyarakat Adat dan Mahasiswa Peduli Segamai (AMA-MPS) sudah melakukan berbagai upaya untuk mempertahankan tanah mereka mulai melalui jalur hukum sampai kepada Pemerintah Daerah, Sekarang Aliansi Masyarakat pada 06 April 2020 kembali lagi melakukan upaya seperti melaporkan kembali Kepolres Pelalawan dan menyurati Kejaksaan Tinggi Riau juga menyurati Menteri ATR/BPN semoga konflik cepat berakhir.

Koordinator AMA-MPS Endri yang dampingi oleh Sekretaris Koordinator Johari mengatakan Bahwa konflik ini sudah mencapai waktu lama yaitu sudah lebih kurang dua tahun.

“Ya, konflik lahan masyarakat ini sudah lama, namun belum ada penyelesaian baik dari Pemerintahan Daerah Kabupaten Pelalawan dan juga kami sudah pernah buat laporan di Polres Pelalawan, namun hasil dari penyelidikan sampai sekarang kami tidak tahu” Tutur Koordinator AMA-MPS Endri Kepada Wartawan Kamis (13/04).

Dijelaskan Endri lagi yang juga merupakan Aktivis Himpunan Mahasiswa Isalam (HMI) Cabang Pekanbaru bahwa sudah membuat surat pelaporan kepada Polres Pelalawan dan menyurati Kejati Riau juga menyurati Menteri ATR/BPN.

“Kami dari masyaakat sudah buat surat laporan kepolres Pelalawan dan Menyurati Kejati Riau juga kepada Menteri ATR/BPN untuk bisa membantu menyelesaikan konflik ini dan kembalinya lahan masyarakat lagi” Cakap Endri.

Endri juga berharap Polres Pelalawan, Kejati Riau dan Menteri Atr/BPN cepat tanggap terkait persoalan ini agar tidak terjadi konflik yang berkepanjangan.

“Saya berharap kepada Polres Pelalawan, Kejati Riau dan Menteri ATR/BPN cepat tanggap terhadap pelaporan kami masyarakat dan juga untuk menghindari konflik berkepanjangan. juga kami masyarakat berharap hukum dan kebenaran tetap berpihak kepada masyarakat dan juga kami masyarakat meminta kepada BPN Pelalawan untuk tidak menerbitkan SHM di atas tanah yang masih berkonflik” Tutup Endri****

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *