Status VIDARMAN ZEGA Di Forum Fecebook tentang Pungli dan PIP Di SD N,078013 Tidak Benar (HOAX) 

Status VIDARMAN ZEGA Di Forum Fecebook tentang Pungli dan PIP Di SD N,078013 Tidak Benar (HOAX) 

gemantara.Com ( Afulu – Nias Utara) Beberapa hari yang lalu Atas Nama Vidarman Zega Membuat status di salah satu Forum Fecebook di sertai dengan Vidio.Dimana Statusnya yang membuat kegaduhan dan Hoax di tengah tengah masyarakat, yang di duga kuat sengaja menyebar luaskan informasi Elektronik yang tidak akurat dan tidak sesuai dengan Fakta.Sehingga membuat para komentar dalam forum tersebut semakin terjadi perdebatan berdasarkan Informasi yang tidak jelas. Hal ini merupakan pencemaran Nama Baik seseorang atas Nama Afran gea kasek lama di SD Negeri 078013 Turenamohesa, Kecamatan afulu Kabupaten Nias Utara, dan termasuk Nama Baik Dunia Pendidikan,khususnya di kabupaten Nias utara. 

Ini lah status Vidarman zega di salah satu forum Fecebook DR.YASONNA H. LAOLY, SH. msc. MENKUMHAM dan JOKOWI RI. 1 Lagi,  Yang bertulisan sebagai berikut:

Dengan segala harmat kami meminta kepada Kepala Dinas setempat khususnya di kabupaten Nias utara kecamatan Afulu Desa lauru fadoro. agar pencairan PIP di SD no.078013 Turenamohesa terjadi pangli di semua siswa telah di kutip RP 25000/kepala siswa Oleh kepala AFRAN GEA pada bulan Agustus 2018 dan sampai sekarang ini orang tua siswa menanggih janji atas PIP tersebut, hingga sampai hari ini tanggal 06/08/2019 belum di terima oleh siswa. Demi menghindari atau memberikan semangat kepada generasi kita kedepan tolong di selusuri lebih lanjut. Atas perhatian dan kerjasama anda, semoga yang punya hak dapat menerimanya. “Ononihatola”

Setelah wartawan media Gemantara.Com Melakukan konfirmasi kepada kasek lama An, Afran gea dan juga kasek baru An, Yanueli waruwu SD N. 078013 Turenamohesa kemari hari kamis (08/08/2019) di afulu.Menjekasakan kepada gemantara.com, kami sudah ke kantor Disdik Nias Utara.Untuk memberikan penjelasan sebenarnya sesuai dengan status saudara Vidarman zega.Kami menjelaskan bahwa itu tidak benar dan Vidio itu sengaja menjebak kami karena di dalam durasi Vidio itu merupakan kalimat jebakkan yang menyebutnyebutkan kami orang tua telah memberikan uang 25,000 ribu persiswa dan jelas saya bantah informasi itu karena kami tak pernah meminta minta uang baik pratisipasi atau sejenisnya.

Sebenarnya  kalau dana PIP 2018 telah di di bayarkan kepada orangtua siswa setelah di ambil di BRI Alasa pada bulan mei 2019 Sejumlah 77 orang siswa dan ada lagi yang belum cair pada saat itu sejumlah 14 orang dan itu sudah kita bayarkan pada bulan juli 2019. Dan tidak ada potongan apapun yang kami lakukan.Makanya kami merasa keberatan atas status itu.Karena mengarah pada pencemaran nama baik kami dan juga nama baik dunia pendidikan Nias Utara. Dan sepengetahuan kami yang bernama Vidarman zega tinggalnya di daerah pekan baru Riau dan tidak pernah datang di sekolah atau tidak pernah mempertanyakan dan atau konfirmasi sama kami apakah benar atau tidak hasil vidiao tersebut. 

Sebenarnya  Vidio itu pada bulan  april tahun 2019 sebelum di terima dana PIP dan termasuk pembuatan ATM para siswa di BRI Alasa untuk mempermudah pencairan dana PIP karena jarak jauh dari afulu ke Alasa sangat sulit untuk di tempuh oleh orangtua siswa setiap melakuakan pencairan dana PIP.Dengan ada petujuk bahwa jika di urus ATM atas nama siswa dapat mempermudah pencairan pada BRI terdekat. Dengan munculnya status dan vidio tersebut beberapa hari belakangan ini menyebutkan dana PIP belum terbayarkan sampai saat ini sehingga kami merasa terkejut dari mana dia dapatakn informasi itu dan kami dalam hal ini merasa di rugikan di mana publik menganggap benar. ” kesalnay”

Lanjut  kasek lama dan kasek baru kami sudah menyampaikan data data siswa itu di BRI Alasa untuk pembuatan ATM namun sampai saat ini kami belum menerima informasi dari BRI Alasa apakah ATM itu sudah siap atau belum. Kalau masalah pungutan yang di sebut sebut orangtua dalam Vidio tersebut kami mengatakan tidak benar dan tidak ada sama sekali kami minta uang atau dana untuk pengurusan PIP atau ATM ke BRI Alasa. Makanya  kami jelaskan tadi sama sekdisdik Nias utara bahwa kami sangat Keberatan dan hal ini akan kami laporkan kepada pihak yang berwajib tentang UU ITE ” sebut kasek” 

Ketika di konfirmasi pihak Disdik Nisut Julmakmur telaumbanua oleh awak media ini di ruang kerjanya jumat,(09/08/2019) mengatakan menurut hasil ferivikasi dari data yang di sampaikan oleh kasek lama maupun kasek yang baru bahwa dana PIP sudah di bayarkan kepada orangtua siswa yang ada namanya dalam penerimaan dana PIP tersebut.Dan sesuai data itu bahwa dua kali pengambilan di BRI  alasa PIP 2018 pertama menerima 70 orang lebih Yang di bayarkan langsung kasek lama atas nama afran gea dan pembayaran terakhir pada bulan juli 2019  sebanyak 14 orang siswa yang di bayarkan olek kasek baru atas nama yunieli waruwu.”jelasnya”

Tambahnya kami dari dinas pendidikan Nisut sangat kecewa kepada orang yang membuat status yang tidak benar dan kami meminta kepada pihak yang berwajib supaya status Vidarman zega tersebut segera di telusuri sebab publik menganggap benar ternyata tidak karena hal ini merupakan HOAX.Tetapi jika ada yang merasa di rugikan dalam hal ini bagi orngtua siswa silahkan sampaikan laporan ke kami dengan di sertai bukti yang ada maka kami akan menanggapinya  “harap kadis”(F. Zal) 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *