Tenor Amin: Seruan People Power Adalah Bertentangan Terhadap Pancasila

Tenor Amin: Seruan People Power Adalah Bertentangan Terhadap Pancasila

Gemantara.com-Tangerang

Tenor Amin Sutanto Direktur WTA Management Artis dan Wakil Ketua Umum Lembaga Gemantara Raya menolak seruan atau ajakan gerakan massa atau people power terkait Pemilu 2019.

Penolakan itu menurut pak Tenor dikarenakan sama sekali tidak berdasarkan aturan dan sangat bertentangan dengan moralnya masyarakat Indonesia pada umumnya, Indonesia memiliki undang-undang dasar yang telah diracik rapi oleh para pejuang kemerdekaan demi kelangsungan hidup rakyat dengan kehidupan beragam warna yang berbeda.

Pancasila sebagai dasar negara telah di ramu rapi dan kokoh oleh para tokoh pejuang yang melibatkan seluruh elemen masyarakat, tokoh agama,pemudi dan pemudanya sehingga 5 dasar negara tersebut dapat abadi untuk berbangsa sebagai negara besar beribu kepulauan menjadi bangsa Indonesia.

Contohnya dari 5 dasar negara tersebut dapat terpancar di sila pertama *Ketuhanan yang Maha Esa* yang artinya negara memberikan beragama dan berkeyakinan sesuai keyakinan antar suku dan golongan tanpa patokan mayoritas dan minoritasnya, maka bilamana ada pihak atau kelompok yang membedakan suku, agama dan golongan dan ataupun rencana menjadikan minoritas wajib ikut aturan mayoritas adalah dikategorikan menjadi pihak atau kelompok yang ingin merongrong Pancasila dan mengobrak abrik UUD 45.

Kita bisa memahami akhir2 ini aksi seruan para tokoh politik,elit pihak yang merencanakan suatu aksi yang tidak bermoral dan tidak berbangsa(People Power) yang bertujuan mencabik persaudaraan untuk saling bermusuhan, saling membenci dengan dalih hasil pemilu yang tidak jurdil.Ini kita pahami bahwa suatu alasan yang tidak jelas demi memperkeruh suasana dan mengakibatkan kerugian besar bagi Indonesia.Kita tidak ingin hal ini terjadi, kita mau hidup rukun dan berdampingan sebagai saudara seperti uraian syair dari Pancasila kita dan jelas kita mengutuk dan menolak rencana busuk oleh pihak yang tidak memikirkan kelangsungan hidup berbangsa.”terang Tenor”

Tenor juga menyatakan kesiapan Gemantara Raya untuk mendukung penuh kinerja Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Terkait keputusan resmi hasil Pemilu, dan memberikan dukungan penuh kepada TNI-POLRI sebagai payung dan benteng untuk keamanan dan kedaulatan Republik Indonesia, TNI-Polri untuk tidak segan menindak tegas siapapun yang merongrong Pancasila dan UUD 45, “Tegas Tenor”

Tenor juga meminta kepada seluruh pihak masyarakat sebagai saudara satu bangsa Indonesia, untuk sabar menunggu dan menerima hasil pemilu 2019 yang akan di umumkan oleh KPU, dan bila ada yang tidak sesuai harapan maka ada koridor hukum tetapi bukan cara people power.

Kami Gemantara Raya dan seluruh yang tergabung dalam WTA Management artis juga mengajak semua pihak untuk mendoakan anggota Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) yang telah wafat. Menurutnya,  mereka yang gugur adalah para pejuang demokrasi yang sedang melaksanakan tugas untuk kepentingan bangsa dan negara.

“People PowerYang jelas itu adalah pelanggaran terhadap agama, pelanggaran terhadap persaudaraan berbangsa, pelanggaran yang dapat merusak kerukunan bernegara.Dan untuk itu sebagai warga negara Indonesia menjunjung tinggi persaudaraan dan menghargai perbedaan dengan semboyan bhinneka tunggal Ika mendukung TNI Polri untuk menindak tegas aksi inkonstitusional demi negara yang kita cintai ini,” tutup Tenor

By: Relece Rudy(red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *