WARGA KELUHKAN GALIAN PIPA BTS BIKIN MACET

 

Bekasi-Gemantara Berita:
Warga dan pengguna jalan resah akibat adanya galian pipa Perusahaan Air Minum (PAM) swasta milik PT Bintang Tirta Sejahtera (BTS) di sepanjang Jalan H. Bosih (Depan pasar pamor), Desa Wanasari, Kecamatan Cibitung.

Pasalnya galian pioa yang di pakai itu mengganggu warga melintas di jalan itu.

Selain tanah yang berceceran ke jalan, galian itu juga menyebabkan kemacetan yang cukup panjang.

Hal ini membuat para pengendara. Salah satunya, Heri sopir angkot K36 jurusan Terminal Bekasi-Kabupaten ini menilai pengerjaan pipa PAM sangat lambat.

“Mau sampai kapan kita harus terus kemacetan. Di depan pasar sudah macet dibikin macet sama penggalian ini. Tanahnya kemana-mana bikin jalan jadi kotor, “keluhnya.

Sementara itu, Karyawan PT BTS, Syafan membenarkan jika sedang melakukan instalasi dan pemasangan pipa baru. Namun, dia berkilah tidak suka muntah warga.

Dia menambahkan, tanah galian sengaja dibuang ke tubuh jalan karena tidak ada tempat pembuangan lagi.

Saat disinggung mengenai perizinannya, Syafan tahu tahu menahu.

“Nanti akan kita kembalikan seperti semula. PAM ini pribadi dan tidak tahu masalah perizinannya, dan kami tidak ingin menyusahkan warga, “katanya.

Pipa berdiameter 8 inchi itu, kata Syafan, akan diganti dengan ukuran yang lebih besar dan akan ditanam sepanjang 500 meter.

“Pemasangannya dari jembatan Pasar Pamor ke depan prapatan Perumahan Regensi,” kata seraya, tugasnya hanya sebatas perbantuan saja, pengawas dan kontraktor berada di lokasi.

“Kalau masalah perizinan, nanti saya tanyakan lagi, saya lagi di kantor Amarta,” kilahnya melalui telepon selularnya, Selasa (20/2). (Mat Bewok)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *